Resensi Buku: Pendidikan Pancasila

foto: ilustrasi

Judul : Pendidikan Pancasila
Penulis : M. Taufik, S.H., M.H., Diyan Isnaeni, S.H., M.H., Dr. Mayiyadi, S.H., M.H.,Prof. Dr. Drs. Yaqub Cikusin, S.H., M.Si., Dr.Hj. Rahmatul Hidayati, S.H., M.H., Dr. Suratman, S.H., M.H., Drs. H. Moh. Bakar Misbakhul Munir, M.H., H. Umur Said Sugiharto, S.H., M.S., Dr. H. Abdul Rokhim, S.H., M.Hum, S.AP., M.Si., Drs. Noorhuda Muchsin, B.E., M.M., Dr. Ir. Sumartono, M.P.
Penyunting : Hayat, S.AP.M.si dan H.Suratman
Penerbit: PENERBIT BASKARA MEDIA (Aditya Media Group)
Cetakan : pertama, Juli 2018
Jumlah Halaman: xii + 382 halaman

Buku pendidikan Pancasila yang disunting langsung oleh dosen saya ini adalah buku yang mengulas Pancasila secara lengkap dan runtut.

Dimulai dari ditemukannya prasasti sekitar tahun 400 M sampai sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga buku ini sangat diperlukan oleh berbagai kalangan pelajar terutama  mahasiswa dan sesuai dengan pengetahuan pribadi dari sebagian besar jurusan mata kuliah Pancasila adalah salah satu dari mata kuliah wajib di setiap fakultas.

Pancasila sendiri secara Etimologis memiliki istilah yang berasal dari sangsekerta India yang memiliki dua macam arti yaitu: “panca” artinya lima dan “syila” artinya batu sendi yang sama halnya dengan arti yang kedua yaitu peraturan atau perilaku yang baik dan secara harfiah memiliki arti “dasar yang memiliki lima unsur”.

Buku Pendidikan Pancasila

Ditinjau dari sejarah istilah dari Pancasila sudah dikenal sejak zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.

Sedangkan Pancasila menurut bapak presiden Republik Indonesia pertama adalah isi dalam jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat.

Perumusan dan pengesahan Pancasila ini berawal dari pemberian janji kemerdekaan pada waktu perdamaian menteri Jepang pada sat itu, Kuniaki Koiso pada tanggal 7 september 1944,

Serta terdapat peran tokoh-tokoh Islam KH Abdul Wahid Hasyim beliau adalah tokoh penting Nahdatul Ulama dan sebagai pendiri NU.

Pancasila sendiri juga mengalami perubahan pada masa orde lama, orde baru dan sampai pada masa reformasi.

Pancasila juga sebagai ideologi dasar negara yang pada hakikatnya adalah cita-cita yang merupakan satu kesatuan. Dasar yang ditetapkan karena suatu landasan atau asas yang telah diterapkan.

Pada intinya Indonesia perlu maju kedepannya. Selain dari segi kognitif, pendidikan  Pancasila sangat berpengaruh untuk implememtasikan dalam kehidupan sehari- sehari. Pendidikan Pancasila juga dapat membentuk karakter manusia yang baik, juga harus menjadi warga negara sebagaimana yang diinginkan oleh negara.

Pancasila sepertinya memang enteng sekali dilupakan dalam kehidupan. Selain adanya intikad dengan masuknya berbagai ideologi dari luar, pancasila juga diuji dengan pentingnya nilai-nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kelebihan

Mahasiswa dapat menjadikan buku ini sebagai referensi atau pedoman untuk mata kuliah. Buku ini sangat cocok untuk menambah pengetahuan mahasiswa sebagai pembaca untuk mendalami makna pancasila dan sejarahnya secara lengkap dan runtut.

Kekurangan

Ada beberapa kata yang sulit dipahami, diperlukan pemahaman yang lebih bagi para pembaca yg masih awam terhadap penjelasan sebagian materi.

 

Ahmad Fayis Hasanain
Mahasiswa Unisma Malang-Jawa Timur

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar