Potret Kemiskinan Masyarakat Pinggiran Kota Surabaya

IMG_20181224_101623

Surabaya – sudah lima tahun terakhir, keluarga Agus Widaryanto yang tinggal di Jl.Wonosari Mulyo 8/2, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir,Surabaya semakin menghawatirkan tinggal dirumah yang tidak layak huni.

Tempat tidur, kamar, lemari, perabotan, tempat makan dan lain-lainnya jadi satu di dalam. Hanya lokasi dapur saja yang terpisah berada di bagian depan bangunan tersebut.

“Saya tinggal berlima bersama isteri, dua anak, dan ibu mertua saya. Kasur pun saya punya satu. Ini juga bekas, pemberian dari tetangga yang iba,” ujar Agus kepada Cak Aziz Jum’at (03/05/19)

Setiap kali musim hujan, bagian dalam rumah tersebut selalu basah kuyup. Air masuk dari sela-sela atap dan dinding. Ia pun selalu berharap ada keajaiban, di mana fisiknya bisa pulih kembali seperti sedia kala dan mampu meringankan beban keluarga.

Terakhir, Agus berharap, ada sedikit bantuan dari pemerintah. Baik melalui program bedah rumah  agar keluarganya bisa tinggal dan hidup sehat tidak seperti sekarang.

“Dulu pernah difoto-foto dan didata oleh RT setempat, sampai sekarang belum tahu kelanjutannya. Ini tanahnya punya sendiri, warisan dari orang tua. Saya belum pernah dapat bantuan apa pun. Mudah-mudahan bisa dibantu,” ungkapnya. (Caz)

Apa Reaksi Anda?

Komentar