Pelatihan Menjahit Ibu-Ibu Pintar

WhatsApp Image 2019-05-02 at 20.22.30
Kegiatan Pelatihan

 

Pelatihan Menjahit Ibu-ibu Pintar

Sundari, S.Pd.

Karyawati BUMN, Staf Pengajar SDI Riyadlul Mubtadiin Kedok Turen Malang, Mahasiswa Pascasarjana PIS Unikama.

 

Pelatihan keterampilan menjahit yang dilaksanakan di rumah penulis Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang merupakan kegiatan rutin yang diikuti oleh Ibu-Ibu dengan harapan mendapatkan keahlian khusus yang belum memiliki skill atau keterampilan praktis di bidang menjahit. Sehingga memiliki bekal keterampilan sebagai penunjang penciptaan lapangan pekerjaan yang akan menjadi mata pencaharian untuk kesiapan berwirausaha. Artikel ini ditulis dengan tahapan-tahapan; bagaimanakah pelaksanaan pelatihan keterampilan menjahit untuk para ibu dilingkungan sekitar, bagaimanakah pelatihan menjahit dalam meningkatkan kesiapan berwirausaha bagi ibu-ibu, apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan pelatihan keterampilan menjahit di rumah penulis.

Pengelolaan pelatihan menjahit di rumah penulis sudah sesuai dengan prinsip dasar pengelolaan seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, pengawasan dan evaluasi, faktor pendukung dalam kegiatan kursus menjahit serta materi pembelajaran yang diberikan pembelajaran tingkat dasar sehingga masih perlu belajar lagi bagi peserta untuk dapat membuka peluang usaha secara mandiri, kegiatan kursus dan pelatihan menjahit di tempat penulis sudah berjalan dengan efektif serta dapat menciptakan keterampilan yang kompeten sesuai dengan materi yang diberikan. Pelatihan menjahit yang dilakukan dilihat dari tiga pendekatan yaitu input, proses, dan output.

Kata Kunci : Belajar Menjahit, Kewirausahaan, Ibu Pintar

Dalam era globalisasi, sumber daya manusia yang berkualitas sangat diperlukan. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut, tentunya tidak terlepas dari proses pendidikan. Pendidikan pada dasamya merupakan suatu proses pemberdayaan dan pembudayaan individu agar ia mampu memenuhi kebutuhan perkembangannya dan sekaligus memenuhi tuntutan sosial, kultural, dan religius dalam lingkungan kehidupannya. Dengan kata lain pendidikan memiliki fungsi sebagai sarana pemberdayaan manusia dalam menghadapi tantangan masa depan.

Berwirausaha merupakan salah satu cara seseorang untuk bekerja dan menitih karir untuk kehidupan mereka di masa yang akan datang. Dengan berwirausaha dapat pula membukakan lapangan pekerjaan baru bagi orang-orang yang membutuhkan atau sedang mencari sebuah pekerjaan, selain itu dapat membantu tugas pemerintah dalam mengurangi pertumbuhan pengangguran di negeri ini. Jumlah wirausaha di suatu negara kerap dianggap sebagai indikator kemajuan.

Patokannya minimal 2% dari jumlah penduduk harus berprofesi sebagai wirausaha. Dengan jumlah penduduk kurang lebih 275 juta jiwa, negeri ini setidaknya harus memiliki 5 juta jiwa wirausaha. (https://kominfo.go.id/content/detail/9503/)

Pengelolaan kursus dan pelatihan menjahit tingkat dasar dalam rangka meningkatkan keterampilan ibu-ibu. Pengelolaan program yang dilakukan di tempat pelatihan yaitu meliputi tahap perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan/pelaksanaan, pembinaan/pengawasan belum dilaksanakan karena pelatihan ini bersifat mandiri. Pada tahap perencanaan, pengelola melakukan identifikasi kebutuhan. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh peserta kursus, yang berasal dari daerah lingkungan RT.30 RW. 04 Desa Kedok untuk diberdayakan dengan cara diberikan bekal pengetahuan dan keterampilan menjahit sehingga menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Setelah melakukan identifikasi kebutuhan dan perekrutan peserta kursus, langkah selanjutnya dalam tahap perencanaan yaitu penyusunan program atau kegiatan yang meliputi kebutuhan alat-alat jahit yang dalam hal ini peserta membawa peralatan sendiri. Tahap yang terakhir dalam perencanaan yaitu merumuskan biaya operasional yang digunakan untuk menunjang kegiatan kursus dan pelatihan menjahit agar berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Langkah selanjutnya yaitu pengorganisasian, pengorganisasian yang dilaksanakan di lembaga ini yaitu pembagian pekerjaan yang sesuai dengan keahlian yang dimiliki oleh setiap anggota sehingga kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar. Pelatihan ini gratis karena atas kerelaan Ibu Emy selaku guru menjahit, beliau mengamalkan ilmu yang dimiliki tanpa mengharap gaji.. Kemudian tahap penggerakkan atau pelaksanaan, yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini adalah penulis pada pelaksanaan kegiatan pelatihan dasar menjahit, pengelola memberikan tempat dan memberikan motivasi yang baik kepada peserta kursus secara kekeluargaan. Kemudian tahap pembinaan/pengawasan, pengawasan dalam hal ini meliputi supervise dan monitoring sederhana bagi peserta pelatihan. Pembinaan dilakukan sendiri oleh gurunya, pengawasan sebatas ilmu yang diberikan apa sudah dimmengerti dan diterapkan.

 Pelaksanaan

Kegiatan ini dilakukan oleh kurang lebih 20 orang peserta dan dilakukan sejak Bulan Februari 2018 sampai sekarang setiap hari Minggu bertempat di rumah penulis. Para peserta sudah bisa membuat baju gamis, celana kulout dan tunik.

Karena kursus ini bersifat mandiri, pengelola hanya menyediakan tempat dan sarana alat tulis bagi instruktur saja. Peserta membawa peralatan yang dibutuhkan seperti gunting, meteran, alat tulis, juga bawa peralatan ibadah dan bekal makan siang.

Harapan masa depan.

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta memiliki ketrampilan menjahit pakaian sendiri dan tentunya akan memberi manfaat lebih karena tidak sekedar menjahit pakaian baju rok dan celana yang sering digunakan hari–hari, yang lebih utama lagi bisa menghemat upah dan aspek kecepatan membuat sprei, sarung bantal, gordyn bahkan kain kafan para Ibu rumahan akan sigap melakukan produksi jahitan untuk menolong tetangga keluarga dan khususnya segala sesuatu yang terkadang sifatnya mendesak, sekiranya kita mengandalkan tukang jahit tentu saja sabar antri adalah modal yang mesti kita siapkan. Dengan harapan bisa memberi peluang untuk mendapatkan penghasilan apabila dilanjutkan dengan membuka jasa jahitan atau menjahit untuk dijual. (https://www.kompasiana.com/rosmadewi/)

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar