New Normal di Dunia Pendidikan

Foto ilustrasi

Tahun Ajaran Baru sudah ada di depan mata. Saat ini dunia pendidikan di Indonesia bahkan mungkin di seluruh dunia pun sedang mencari bagaimana solusi yang terbaik dari yang paling baik. Pandemi ini datang tanpa permisi, jadi kami selaku tenaga pendidik di dunia pendidikan belum sempat berpikir bagaimana cara dan bagaimana strategi untuk menjalankan pendidikan di tengah pandemi.

Banyak pro dan kontra terhadap segala kebijakan yang dikeluarkan oleh pemangku kebijakan. Kegiatan pendidikan secara offline yang dipaksakan untuk menjadi pendidikan secara online membuat hiruk pikuk baik itu untuk murid, guru dan terlebih lagi orangtua. Anak anak yang sudah dilanda kejenuhan karena dipaksa untuk tidak bersosialisasi dengan teman sebaya juga menjadi hal tersendiri pelu dikaji.

Semua masih menanti awal tahun ajaran baru sesuai kalender akademik 13 Juli 2020 ataukah bukan? Polemik new normal yang bergulir menjadi bahasan tersendiri bagi para tenaga pendidik dan juga pengelola lembaga pun bahkan bagi orangtua. Apakah lembaga bisa memfasilitasi New Normal dan juga protokol kesehatan? Bagaimana cara mengatur pembelajaran di dalam kelas? Apakah kita bisa menjamin anak anak akan patuh mengikuti protokol kesehatan? Terlebih lagi untuk anak usia PAUD dan SD? Begitu banyak pertanyaan yang muncul.

Salah satu pilihan yang masih bisa dilaksanakan untuk menghadapi pandemi Covid 19 ini adalah pembelajaran secara daring. Meskipun banyak juga yang mengeluh akan keterbatasan alat dan biaya untuk mendukung program ini. Bagaimana lagi, hal ini merupakan pilihan yang terbaik di antara yang terbaik.

Foto ilustrasi

Adanya wacana bahwa tahun ajaran baru akan dimulai pada awal Januari 2021 juga memunculkan pertanyaan baru, apakah yakin bahwa semua ini akan berakhir dan sudah kembali normal? Jadi saat ini mari kita menerima kenyataan. Jaman sudah dipaksa berubah. Manusia harus segera beradaptasi, pemangku kebijakan harus segera memberikan kejelasan tentang apa yang harus dilakukan oleh tenaga pendidik yang ada di lapangan.

Yang terpenting adalah anak anak Indonesia di tengah pandemi ini harus tetap mendapatkan pendidikan yang terbaik agar mereka tetap menjadi generasi unggul masa depan. Jangan jadikan pandemi Covid 19 ini alasan tidak adanya peningkatan kualitas pendidikan anak bangsa. Semua harus gerak cepat dan cermat. Kalaupun pilihannya terletak pada pembelajaran daring, kenapa tidak?

Semangat terus Indonesiaku!
Semangat untuk anak anak Indonesia di manapun berada!
Semangat untuk para pemangku kebijakan!
Semangat untuk para tenaga pendidik yang ada di lapangan!

Gresik, 27 Mei 2020
Gresik, 4 Syawal 1441 H

Ardhiana Yoghi Savitrie, M.Pd
Penulis Buku dan Kepala TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah





Apa Reaksi Anda?

Komentar