Iklan Banner Sukun

Mengenal Laporan Pajak, Cara dan Kesulitan yang Sering Ditemui Saat Melaporkan Pajak

Pasuruan (beritajatim.com) – Apakah anda pernah kesulitan membuat Laporan Pajak Bulanan atau Tahunan ? Bagi anda yang belum mengerti tentang laporan keuangan dan akuntansi tentu akan sangat kesulitan jika harus mengerjakan Laporan Pajak. Namun jangan khawatir ada solusinya.
Pertama, mari kita pahami tentang apa itu laporan pajak.

Pengertian Laporan Pajak
Dilansir dari situs Jurnal.id pada halaman situsnya mengenai aplikasi pajak online terbaik di https://www.jurnal.id/id/fitur/pajak/, laporan pajak atau yang disebut juga Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan penghitungan dan atau pembayaran pajak, objek pajak dan bukan objek pajak, dan harta atau kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Perusahaan Apa Saja yang Wajib Laporan Pajak ?
Membayar pajak adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan setiap badan usaha, berikut beberapa bentuk badan usaha yang wajib membayar pajak perusahaan:
● Perusahaan Terbatas (PT)
● Perusahaan Firma (Fa)
● Perseroan Komanditer (CV)

Perbedaan Laporan Pajak Bulanan dengan Tahunan

1. Laporan Pajak Bulanan atau SPT Masa
● Melaporkan pajak yang dipotong atau dipungut pajak dari pihak lain. Contoh, Pasal 21 PPh mewajibkan pemberi kerja memotong PPh atas upah dan gaji.
● Dilaporkan setiap akhir masa pajak
● Memiliki beberapa jenis seperti SPT Masa PPh 21, PPh 22, Pasal 23, Pasal 26, Pasal 4 ayat (2) dan SPT Masa PPN.
● Batas waktu pelaporan untuk SPT Masa PPh maksimal pada tanggal 20 bulan berikutnya. Jika pelaporan bertepatan dengan hari libur, maka dilakukan pada hari kerja setelahnya. Sedangkan untuk SPT Masa PPN maksimal dilaporkan pada akhir bulan berikutnya.
● Dalam Pasal 1 angka 7 UU KUP, masa pajak adalah jangka waktu yang menjadi dasar bagi wajib pajak untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak yang terutang dalam jangka waktu tertentu. Lebih lanjut dalam pasal 2A UU KUP dijelaskan bahwa masa pajak sama dengan 1 bulan kalender atau jangka waktu lain yang diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan paling lama 3 bulan kalender.

2. Laporan Pajak Tahunan atau SPT Tahunan:
● Melaporkan penghasilan yang diterima diri sendiri. Baik penghasilan final, penghasilan yang dikecualikan dari objek Pajak Penghasilan maupun penghasilan dengan tarif umum. Melaporkan harta dan utang pada akhir periode Tahun Pajak.
● Dilaporkan setiap akhir tahun pajak
● Dibagi menjadi 2 jenis yaitu SPT Tahunan dan SPT Tahunan Orang Pribadi
● SPT Tahunan Badan hanya memiliki 1 jenis, yaitu SPT Tahunan Badan 1771
● Batas pelaporan SPT Tahunan Badan maksimal 4 bulan sejak berakhirnya masa pajak.
● Jangka waktu masa pajak untuk SPT Tahunan yang harus diketahui, Wajib Pajak Badan yang tutup bukunya berakhir pada 31 Desember, batas akhir lapor pajaknya adalah 30 April.
Cara Lapor Pajak dengan Mudah
Sebagai wajib pajak, kita wajib melakukan lapor pajak. Saat ini lapor pajak dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Ditjen Pajak.
Lapor pajak secara online dapat menjadi alternatif saat kamu berhalangan secara waktu untuk mengunjungi kantor pajak terdekat. Terutama di masa pandemi seperti ini, pelaporan pajak sebaiknya dilakukan secara daring.
Ada beberapa langkah yang harus dilakukan ketika akan melakukan pelaporan pajak secara daring, yaitu:
● Lakukan login terlebih dahulu jika sudah memiliki akun.
● Jika belum memiliki akun, maka lakukan pembuatan akun terlebih dahulu.
● Isilah NPWP, password dan keamanan dengan tepat agar anda dapat berhasil masuk.
● Setelah itu, masuklah ke dashboard pajak, lalu klik lapor.
● Pilihlah ikon e-filling dan klik “Buat SPT”.
● Kamu akan diberikan sejumlah pertanyaan dan jawablah sesuai dengan keadaan anda sejujur-jujurnya.
● Setelah itu, anda diharuskan untuk mengisi formulir secara lengkap.
● Formulir yang diisi memuat banyak sekali bagian yang harus anda isi dengan baik dan detail.
● Jika kamu kesulitan dalam mengisi formulir, maka silahkan baca dulu panduannya dalam mengisi formulir yang benar.
● Ketika sudah terisi semua dengan baik, akan ada proses verifikasi melalui email.
● Langkah terakhir adalah kirim SPT Pajak tersebut, maka secara otomatis formulir tadi akan masuk ke pihak Ditjen Pajak.
Jika kamu merasa kesulitan untuk membuat laporan pajak secara online, maka kamu juga dapat langsung datang ke kantor pajak terdekat untuk mengurus pajakmu.
Syarat Penulisan Kegiatan Pajak
● Pencatatan diselenggarakan dengan memperhatikan itikad baik dari segala aktivitas perusahaan yang dibuat dengan benar.
● Pencatatan pajak perusahaan yang dilaporkan sebaiknya berisi kas dan bank perusahaan, daftar utang piutang, daftar persediaan, serta neraca untung rugi perusahaan di tahun tersebut.
● Kegiatan perusahaan dilaksanakan di Indonesia dengan menggunakan bahasa dan mata uang Indonesia
● Pencatatan antar dokumen yang dilaporkan saling berhubungan satu dengan lainnya.
Kesulitan Lapor Pajak Karena Tidak Punya Laporan Keuangan dan Akuntansi
Pakai Jurnal by Mekari, buat laporan akuntansi untuk orang awam yang tidak paham akunting sama sekali. Sekarang, Anda tidak perlu repot lagi harus menghitung pajak secara manual di setiap aktivitas penjualan atau transaksi.
Aplikasi pajak online terbaik dari Jurnal by Mekari dapat membantu Anda melakukan perhitungan pajak secara otomatis sesuai dengan aturan pemerintah di Indonesia sehingga prosesnya pun lebih cepat, aman dan, menguntungkan.
Melalui fitur aplikasi pajak online terbaik dari Jurnal yang terintegrasi dengan mitra resmi DJP yaitu Klikpajak. Segala proses pelaporan dari PPN, Pajak Karyawan (PPh 21) dan PPh Final agar berjalan lebih mudah.
Adapun beberapa fitur yang bisa Anda nikmati adalah:
● Laporan pajak pemotongan. Lihat kembali ringkasan perhitungan pajak dengan tipe pemotongan dari semua aktivitas keuangan bisnis secara online.
● Laporan Pajak Penjualan. Memantau perhitungan pajak dengan tipe penambahan berdasarkan aktivitas penjualan di bisnis Anda.
● E-Faktur. Satu klik untuk lapor pajak PPN dan langsung dapatkan bukti lapor sah dari DJP. Proses otomatis dan lebih praktis.
Itulah pengertian laporan pajak tahunan yang wajib dilaporkan baik oleh perusahaan maupun perorangan. Telah dijelaskan juga dokumen apa saja yang perlu Anda persiapkan dan cara melapor laporan pajak tahunan. (ada)


Apa Reaksi Anda?

Komentar