Mahasiswi UNS Asal Kediri Ini Lakukan KKN Mandiri di Desa Wonojoyo Gurah

Azizah Chaula Zukiya memasang banner di lingkungan RT 01/RW 02 Dusun Kebonagung, Desa Wonojoyo, Kec. Gurah, Kab. Kediri untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap gerakan hidup bersih dan sehat dalam pencegahan penyebaran Covid-19

Kediri (beritajatim.com)  – Pandemi Covid-19 tidak menghalangi Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) untuk melakukan kewajiban KKN.

Terdapat kebijakan baru dari kampus UNS dalam menghadapi masa pandemi seperti ini, yaitu KKN dilakukan di desa sendiri. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat dan juga melakukan edukasi pada masyarakat di tempat tinggalnya agar lebih sadar dan tanggap dalam menghadapi Covid-19.

Seperti yang dilakukan Azizah Chaula Zukiya (NIM H0817021), mahasiswi S1 Agribisnis UNS yang merupakan salah seorang peserta KKN UNS tanggap wabah Covid-19 yang melakukan KKN di desanya sendiri yaitu RT 01/RW 02 Dusun Kebonagung Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur dengan bimbingan dari Prof. Drs. Hasan Fauzi, MBA, Ph.D.,
Ak.

“Menurut saya, KKN yang dilakukan dirasa berbeda dari KKN tematik pada biasanya. KKN pada umumnya dilakukan secara berkelompok, namun KKN di era Covid-19 ini dilakukan secara mandiri. Tetapi juga banyak manfaat yang saya dapat dengan KKN di desa sendiri seperti bisa lebih dekat dengan warga sekitar dan juga turut andil dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di daerah tempat tinggal saya sendiri”, ujarnya.

Tidak mengurangi esensi dari Kuliah Kerja Nyata tersebut, mahasiswi yang akrab disapa Zizah ini tetap dapat melakukan edukasi mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan dan juga pola hidup bersih dan sehat bagi masyarakat secara daring.

Azizah Chaula Zukiya membagikan handsanitizer, masker sekaligus pamflet kepada ketua RT di RT 01/RW 02 Dusun Kebonagung, Desa Wonojoyo, Kec. Gurah, Kab. Kediri.

Melalui media sosial yang digunakan, ia memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai informasi seputar Covid-19, cara mencegah penyebarannya, dan juga penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat.

Dengan mengusung dan memberikan informasi pada masyarakat tentang program Germas dari pemerintah yaitu gerakan masyarakat hidup sehat diharapkan dapat berpengaruh positif pada masyarakat untuk lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat.

KKN UNS Era Covid-19 tahap dua ini dilakukan kurang lebih selama 32 hari yaitu dalam rentang waktu tanggal 15 Mei – 30 Juni 2020.

Program kerja yang ia lakukan antara lain yaitu membagikan masker kain, handsanitizer dan
pamflet kepada warga sekitar dengan tujuan memberikan pemahaman kepada mereka pentingnya penggunaan masker.

Dan juga menerapkan pelatihan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dengan memfasilitasi tempat cuci tangan serta penempelan poster pentingnya menjaga kebersihan Mushala di daerah lingkungan tersebut. Selain itu diharapkan dengan adanya KKN Covid-19 tersebut dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan juga menambah pemahaman mereka terhadap bahaya covid-19 dan pentingnya PHBS dalam mencegah penyebarannya. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar