Mahasiswa KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro Pelopori Wisata Murah

sunan giri

Bojonegoro (beritajatim.com) – Bertempat di WSP Kanalan Desa Sumberarum Kecamatan Ngraho. Sabtu, (02/02/2019). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata IAI Sunan Giri Bojonegoro gelar penutupan yang dirangkai dengan penanam pohon palem di sekitaran WSP Kanalan.

Mengambil tema “Kita Bisa Bersama, Bersama Kita Bisa”.¬†Acara yang berlangsung sederhana ini di hadiri Pemerintah Desa, Karang Taruna Generasi Mandiri, PKK, Organisasi Masyarakat Desa Sumberarum dan Dosen Pembimbing Lapangan H Ahmad Manshur, MA.

“KKN sendiri sudah berlangsung mulai 02 Januari – 02 Januari 2019. Sebelumnya temen-temen mahasiswa memplopori adanya Festival Solopelei yang di tutup dengan¬† Festival Rebana yang berlangsung 20-26 Januari 2019. Untuk memperkenalkan wisata murah WSP Kanalan, Produk lokal yang berbahan kelor menjadi olahan seperti Teh Kelor, Serbuk Kelor, Jahe Kunir Kelor, kepada masyarakat sekitar Kecamatan Ngraho bahkan Bojonegoro,”tutur Diki Alamzyah selaku Koordinator Desa KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro Desa Sumberarum Kecamatan Ngraho.

Wisata WSP Kanalan sendiri di prakasai oleh mahasiswa IAI Sunan Giri Bojonegoro yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa dan Karang Taruna Generasi Mandiri.

Di WSP Kanalan sendiri ada banyak spot selfi, serta sepedah air cinta serta pemancingan. Setelah penutupan ini Diki Alamzyah berharap project ini diteruskan oleh Karang Taruna Generasi Mandiri Desa Sumberarum.

Sementara itu H. Ahmad Manshur sangat berterima kasih kepada pihak Desa Sumberarum sudah menerima mahasiswa kami. Semoga kedepannya silaturrahmi serta kejasama ini tetap terjalin.

“Dengan adanya WSP Kanalan ini bisa membuat ekonomi masyarakat bisa berkembang. Bahkan, juga memperkenalkan wisata kuliner juga yang berbahan kelor tersebut serta penanam pohon palem ini kedepannya bisa menjadi penambang keindahan,”tuturnya.

Sedangkan Kepala Desa Sumberarum Drs Muksin dalam sambutanya mengapresiasi kegiatan yang diprakasai oleh Mahasiswa KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro bekerjasama Karang Taruna “Generasi Mandiri” dan Nahdlatul Ulama beserta banom-banomnya benar-benar menginspirasi masyarakat untuk lebih mandiri serta menjadi Desa Ekowisata.

“Kedepannya setelah kegiatan yang di prakasai temen-temen mahasiswa KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro ini bisa berlanjut dan di teruskan oleh masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat luar biasa. Bahkan, kedepannya bahan olahan rumahan seperti teh kelor, masker, W.S.P Kanalan dan Festival Rebana yang di rangkai dengan pameran produk lokal, menjadi program unggulan yang murah serta brand dari Desa Sumberarum.”harap Drs Muksin.

Apa Reaksi Anda?

Komentar