Mahasiswa ITN Malang Ciptakan Inovasi untuk Bantu PDAM

IMG-20190709-WA0033
3 mahasiswa ITN malang dan alat yang onovasi gagasanya

Malang (beritajatim.com) РMahasiswa Institut Tekhnologi Nasional (ITN) Malang membuat sebuah inovasi alat yang bisa membantu pekerja Perusahaan Daerah Air Minum PDAM untuk memonitoring meter debit air (meteran)  khususnya yang ada di apartment.

Agung Laksono Andi, Noor Rochman Yusuf, dan juga Bachtiar Probo Pangestu adalah mahasiswa angkatan 2017 jurusan Teknik Listrik ITN Malang yang menjadi pencetus alat inovasi yang akan sangat membantu tersebut.

Alat yang di namai sebagai monitoring¬† PDAM apartment berbasis arduino atau disingkat dengan “montor Baru” ini diciptakan oleh ketiga mahasiswa tersebut karena kesadaranya akan kinerja PDAM yang harus naik turun gedung untuk mengecek dan menulis meteran, dimana hal itu membutuhkan waktu dan tenaga yang lumayan banyak.

“Jadi sekarang ini kan masih manual, petugasnya harus naik turun dan nyatat, kan bikin lelah, waktunya juga lama. Jadi kami rasa cara ini kurang efisien”. Ungkap Yusuf saat di wawancarai, Rabu (09/07/19).

Andi juga menambahkan. Apabila sudah dipakai nanti, rencananya alat ini akan di pasang di resepsionis apartment dengan menggunakan LCD dan juga keypad. jadi setiap penghuni apartment bisa mengaksesnya sendiri.

“Jadi kita membuat alat ini nanti ada LCDnya dan ada keypadnya. Nanti hasil pembacaan sensor water flow tersebut akan ditampilkan di LCD. Dan fungsi keypad adalah untuk memilih kamar berapa yang ingin ditampilkan dalam LCD”. terang Andi.

Hasil karya mahasiswa ini didanai langsung oleh negara, sehingga mereka sangat semangat untuk melakukan penelitian dan penemuan baru. Mereka mengaku bahwa penggarapan benda inovasi tersebut memakan waktu 3-4 bulan, namun mereka senang karena pihak kampus sendiri juga sangat mendukung proses pembuatanya.

Tak hanya itu, pihak kampuspun juga ikut berupaya agar nantinya penemuan ini diberikan hak paten yang benar terhadap pencetusnya, sehingga nantinya tidak ada oknum yang mengaku menciptakan penemuan baru seperti itu.

“Dari pihak kampus juga membantu kami untuk memberikan hak paten untuk benda tersebut. Dan kami harap nantinya alat tersebut bisa bermanfaat bagi banyak orang”. Tutur mahasiswa dari kota Bangil tersebut.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar