Kopi Rakyat Bumi Wangi Desa Ngijo Karangploso Malang Mantap

Drs Suwaji, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang

“Untuk gagal, ada banyak alasan. Tetapi untuk sukses, tidak ada alasan” Begitu sebagian sambutan Direktur Bumdes Bumi Wangi, Desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang, Mohamad Arifudin S.H.

Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2020, Bumdes Bumi Wangi meluncurkan bidang usaha baru, Cafe Kopi Rakyat, yang berada di Jalan Raya Ngijo, jalan akses utama menuju Kota Wisata Batu dari gerbang Tol Singosari, Malang.

Menurut Arifudin, Cafe Kopi Rakyat yang diluncurkan bersamaan dengan pelayan Bank Postel ini diharapkan bisa memberi manfaat bagi masyarakat Desa Ngijo dalam hal bidang kuliner dan pelayanan transaksi keuangan.

 

Arifudin juga mengatakan bahwa transparansi pengelolaan bidang usaha sosial seperti Bumdes Bumi Wangi merupakan tuntutan yang tidak bisa dihindari. Dalam upaya itu Bumdes Bumi Wangi menggandeng P.T. Peken untuk membuat program transaksi dan laporan keuangan secara elektronik. Selain laporan keuangan menjadi lebih sederhana dan transparan, masyarakat juga bisa melakukan transaksi elektronik melalui aplikasi Bumdes Bumi Wangi dengan handphone android.

Muhamad Arifudin, Direktur Bumdes Bumi Wangi, Desa Ngijo Malang

“Melalui aplikasi lokal buatan P.T. Peken ini, anggota Bumdes Bumi Wangi bisa membeli pulsa atau membayar BPJS, PLN, PDAM dan pelayanan keuangan lain.” Tambah Arifudin.

Wibowo, Kamituwo Dusun Ngijo, yang bertugas mendampingi Bumdes Bisa Wangi, mengakui bahwa meski belum sempurna, bahkan dengan anggaran minim sekitar 70 juta rupiah, Cafe Kopi Rakyat berusaha diwujudkan meski dalam situasi sulit Pandemi Covid 19.

“Bangunan ini kan sebelumnya dipakai untuk Poliklinik Desa Ngijo. Setelah polindes dipindah, bangunan diubah menjadi kantor Bumdes Bumi Wangi dan beberapa bidang usaha, salah satunya cafe Kopi Rakyat ini.” Tutur Wibowo di tengah suasana pembukaan cafe.

 

Sementara Kepala Desa Ngijo, Mahdi Maulana, dalam sambutannya mengatakan bahwa ia memang mendorong terus pengurus Bumdes untuk berkreasi demi mewujudkan Desa Ngijo yang mandiri. Setelah sebelumnya berhasil meluncurkan Kolam Renang Patirtan Telagasari, usaha kuliner cafe ini adalah wujud kerja keras Bumdes dan pamong Desa Ngijo serta dukungan masyarakat.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Malang, Drs Suwaji. Ia mengakui dalam sambutannya, untuk mencoba bidang usaha baru, bagi Bumdes, itu sudah luar biasa. Untuk kerja keras ini, dalam tahun anggaran 2021, ia menjanjikan permodalan untuk pengembangan usaha Bumdes Bumi Wangi.

Mahdi Maulana, Kepala Desa Ngijo

“Maka Cafe Kopi Rakyat ini harus punya daya tarik agar bisa menjadi tujuan wisata karena wisata itu tidak hanya berbasis alam, tapi usaha kuliner seperti ini juga bisa.” Pesannya pada pengurus Bumdes Bumi Wangi.

Di akhir acara, setelah pemotongan tumpeng sebagai simbol pembukaan Cafe Kopi Rakyat, Mahdi Maulana selaku Kepala Desa Ngijo mengucapkan terimakasih pada segenap undangan dan memohon untuk mematuhi protokol kesehatan berkait Covid 19 dengan menutup acara malam itu.(ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar