KKN Mahasiswa UNS di Babat Lamongan

Pembagian 50 masker pada salah satu warga di Kelurahan Babat, (9/6/2020)

Lamongan  (beritajatim.com) – Telah dilaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kegiatan KKN ini dilakukan berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya.

KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19 ini awalnya cukup menyita perhatian teman – teman
mahasiswa pada umumnya, karena dilakukan dengan via daring dan menggunakan prinsip
protokol kesehatan.

“KKN dilaksanakan secara online? Bagaimana ceritanya.” ujar Luluk yang sempat bingung
ketika mengetahui informasi KKN dilaksanakan secara daring.

Luluk Hanifah (20) merupakan salah satu relawan KKN UNS Covid -19 yang dilakukan
secara individu dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Drs Tri Aprilijanto
Utomo M.Kes. Ph.D.

Kegiatan yang dilakukan di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan ini berlangsung pada tanggal 1 Mei hingga 19 Juni 2020.

Kegiatan KKN yang dilakukan antara lain menjadi relawan pendataan pemudik di Posko Tugas
Kelurahan Babat, kemudian data yang diperoleh di rekap melalui media Google Form yang telah
dibuat.

Selain kegiatan tersebut, juga dilakukan edukasi melalui poster yang dilakukan secara
daring melalui WhatsApp Grup Ketua RT, RW, dan Lurah Babat selama 30 hari.

Poster juga dipasang di 18 titik Poskamling yang ada di Kelurahan Babat. Materi yang diangkat dalam poster antara lain pengenalan dan pencegahan covid-19, mitos dan fakta, update kasus corona di Kabupaten Lamongan, dan aturan new normal dalam berbagai aspek.

Selain itu, dilakukan pembagian sembako untuk warga yang terdampak covid-19 yang
dilakukan secara door to door. Kegiatan ini dilakukan dengan harapan dapat membantu
perekonomian dan kebutuhan sehari – hari.

Mahasiswa UNS, yang berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ini juga melakukan kegiatan yang tidak kalah penting yaitu edukasi masker dan cuci tangan.

Edukasi masker dimulai dengan publikasi video cara pembuatan masker kain, pembagian masker, publikasi poster cara memakai masker, serta cara perawatan dan mencuci masker yang benar. Masker yang dibagikan dipesan melalui salah satu UMKM yang ada di Kelurahan Babat, yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian UMKM warga sekitar.

Pembagian sebanyak 50 masker diberikan kepada warga sekitar di Lingkungan Kelurahan Babat. Sedangkan untuk edukasi cuci tangan diawali dengan publikasi poster cara mencuci tangan, poster jaga kebersihan masjid dan mushala dari COVID – 19. Kemudian dilakukan pembagian sabun cuci tangan di 5 masjid dan mushala di sekitar.

Hasil dari kegiatan KKN ini diharapkan masyarakat dapat memahami tentang covid-19,
membantu perekonomian warga dan dapat melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
secara berkelanjutan. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar