Kecewa Belum Bisa Persembahkan Medali untuk Lamongan

IMG-20190714-WA0017

Lamongan (beritajatim.com) – Vannesa Nurman Hakim dia adalah seorang gadis yang masih berusia 16 tahun merupakan atlet termuda dalam ajang Porprov Jatim Ke VI cabor Drumband kontingen Lamongan.

Dalam tim Drumband tersebut dia berposisi sebagai pemain highbrass. Kecintaannya terhadap Drumband sudah tumbuh ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Menurutnya tantangan yang sulit dia hadapi ketika mempersiapkan segala sesuatu untuk lomba Porprov Jatim ini dengan matang. Terutama latihan fisik yang sangat keras mengingat pelaksanaan latihan juga pada bulan puasa Ramadhan. Sambil menahan rasa lapar dan haus akan tetapi tetap berlatih dan itu belum pernah sama sekali dia perbuat.

Porprov Jatim ke VI ini membuat Vannesa mengenal lebih luas tentang Drumband dan mendapatkan banyak ilmu dari berbagai pelatih musik dan pelatih fisik handal yang disiapkan Kabupaten Lamongan untuk mendidik atlet Drumcorps (nama tim Drumband Lamongan).

Walaupun sudah berjuang keras akan tetapi hasil yang di dapat masih belum bisa maksimal. Sayang sekali Drumband Kontingen Lamongan tidak mendapatkan juara.

“Tentu saya sangat kecewa, tapi mau gimana lagi setiap perlombaan pasti ada menang dan kalah. Setidaknya saya dan tim sudah berjuang semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik.” Tutur Vannesa pemain highbrass Drumband Kontingen Lamongan.(Selasa/16/07/2019)

Namun usahanya hanya mampu membawa tim Drumband Lamongan ini sampai masuk final dalam mata lomba LUG (Lomba Unjuk Gelar). Dia bertekad kalau diberi kesempatan lagi untuk masuk tim Drumband Porprov Jatim selanjutnya dia siap berjuang demi Kabupaten Lamongan dan akan berusaha lebih baik lagi. Agar bisa membawa nama Kabupaten Lamongan keluar sebagai juara.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar