Iklan Banner Sukun

Judi Online Semakin Marak, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Judi Online di smartphone

Surabaya (beritajatim.com) – Tidak dipungkiri bahwa saat ini fenomena judi online semakin marak saja. Iklan situs judi online semakin gencar, dan jumlah pemain judi online pun meningkat berkali-kali lipat.

Sebenarnya memang bermain judi online bisa dianggap sebagai hiburan bagi sebagian orang, seperti halnya main game online.

Bedanya, jika game online umumnya diunduh dulu di ponsel, maka game judi online dapat dilakukan di situs atau link tertentu seperti link alternatif 188bet. Dengan hanya mengakses link ini dari ponsel, pemain sudah bisa mengakses macam-macam permainan yang disediakan oleh situs tersebut, tanpa harus mengunduh aplikasi atau software game.

Sangat mudah dan menghibur memang, apalagi sekarang kemajuan teknologi dapat membuat tampilan game judi online menjadi lebih menarik untuk dimainkan.

Tak heran jika banyak yang tergoda untuk mencoba main. Namun yang berbahaya adalah jika pemain menjadi ketagihan hingga lupa waktu dan kerap berhutang. Inilah yang perlu dihindari.

Meningkatnya jumlah pemain judi online tidak lepas dari pengaruh berbagai faktor. Inilah beberapa penyebab naiknya popularitas judi online di masyarakat:

1. Faktor lingkungan
Lingkungan sekitar adalah salah satu faktor utama yang dapat memicu keinginan seseorang untuk bermain judi online. Misalnya banyak teman yang gemar main judi online. Lama kelamaan karena ikut teman, seseorang bisa tergoda untuk main. Atau karena lingkungan rumah yang kebetulan dekat dengan tempat perjudian. Kebanyakan orang merasa tabu jika ingin mencoba main, meskipun sebetulnya tertarik.

Nah, judi online lah yang menjadi pilihan, karena mudah, tidak perlu kemana-mana, dan privasi tetap terjaga. Contoh lainnya adalah tinggal di negara yang melegalkan judi. Jangankan di negara yang melegalkan judi, bahkan di Indonesia pun permainan judi online kini semakin menjamur saja.

2. Meningkatnya pemakaian ponsel dan internet
Meningkatnya judi online juga disebabkan oleh kemudahan akses ponsel dan internet. Menurut data statistik, penjualan smartphone secara global di dunia mengalami peningkatan yang signifikan di tahun 2020 dan 2021. Indonesia sendiri merupakan negara dengan pengguna smartphone no. 4 terbanyak di dunia setelah Cina, India, dan AS.

Statistik menunjukkan pengguna smartphone di Indonesia kini mencapai 170 juta orang. Akses internet juga kini semakin merata di hampir semua daerah. Dengan adanya smartphone dan internet ini, masyarakat menjadi lebih mudah untuk mengakses situs judi online.

3. Faktor Psikologis
Banyak yang menjadikan judi online sebagai coping mechanism untuk masalah psikologis yang dihadapinya. Misalnya saat merasa sedang stress, maka bermain judi online menjadi pilihan untuk meredakan stressnya. Masalahnya, bermain judi saat kondisi emosi sedang tidak stabil seringnya akan berakhir dengan kekalahan. Dan juga tidak jarang pemain ingin meneruskan main padahal sudah tidak punya modal. Akhirnya, hutang pun menumpuk karena ini.

4. Kebiasaan yang sulit hilang
Selain menarik pemain baru, judi online juga banyak membuat tertarik pemain yang sudah biasa berjudi, namun memutuskan untuk berhenti. Bisa jadi pemain yang tadinya pernah berjudi secara langsung, karena suatu hal memutuskan untuk berhenti. Namun dengan hadirnya judi online, kebiasaan lama ini akan sulit hilang.

Hanya dengan sekali klik di ponsel, pemain lama bisa kembali ke kebiasaannya, tanpa ada halangan, dan tanpa ada yang mengetahuinya. Selain itu, pemain yang pernah berjudi sebelumnya biasanya memiliki komunitas dengan hobi yang sama. Saat komunitas ini beralih ke judi online, seseorang bisa menjadi tergoda juga untuk mencobanya.


Apa Reaksi Anda?

Komentar