Jambore Nasional Kawasaki Ninja Indonesia ke-13 untuk Rekor Muri

IMG-20190803-WA0026
7 ribu peserta Jamnas Kawasaki Ninja Indonesia berkumpul di halaman Timur Balai Kota Among Tani, Sabtu (3/8/2019).

Batu (beritajatim.com) – Jambore Nasional (Jamnas) Kawasaki Ninja Indonesia (KNI) tahun ini digelar di Kota Wisata Batu, tepatnya berada di halaman Timur Balai Kota Among Tani. Jamnas tahun ini merupakan Jamnas ke 13 dari komunitas kawasaki bertipe Ninja.

“Jamnas ini kita adakan satu tahun sekali, dan selalu berpindah-pindah tempat. Tahun kemarin kita adakan di Palembang dan tahun ini di Kota Batu, pokoknya tergantung putusan dalam musyawarah nasional”, ujar Ibnul (27), Ketua Panitia Jamnas sekaligus Ketua KNI Regional Jawa Timur.

Jamnas ini merupakan suatu wadah bagi para komunitas-komunitas kawasaki Ninja untuk berkumpul. “Jadi istilahnya Jamnas ini lebarannya anak KNI, karena dari sabang sampai merauke turut hadir semua”, terangnya, Sabtu (3/8/2019).

Komunitas KNI ini merupakan salah satu komunitas motor terbesar di Indonesia, tercatat kurang lebih 12 ribu peserta yang berasal dari seluruh kota di Indonesia. Namun dalam Jamnas tahun ini, sekitar 7 ribu anggota yang ikut berpartisipasi.

Jamnas ini juga turut dihadiri oleh Wali Kota Batu, Menteri Olahraga Republik Indonesia, dan beberapa jajaran Pemda Batu.

Acara yang diusung tidak hanya saling berkumpul dan mengobrol saja, namun ada beberapa rangkaian acara untuk memeriahkan Jamnas tahun ini. Diantaranya; Pertunjukan seni bantengan, kontes modifikasi motor umum, pemecahan rekor muri, dan pastinya panggung hiburan hingga pukul 23.00 WIB.

Hal yang sangat mencuri perhatian dalam Jamnas ini tentunya pemecahan rekor muri tersebut. Rekor yang ingin dipecahkan yaitu dari komunitas Honda Tiger dengan kategori konvoi motor sport terbanyak se Indonesia.

“Acara inti kita mulai pada pukul 13.00 WIB dibuka dengan pertunjukan kesenian bantengan kemudian kita melakukan pemecahan rekor muri dengan kategori konvoi motor sport terbanyak, sebelumnya rekor tersebut dipegang oleh komunitas Honda Tiger dengan konvoi sebanyak 2000 motor. Sekarang kita ingin pecahkan dengan konvoi sekitar 2500 motor dengan rute mengelilingi Kota Batu”, ungkapnya.

Disini juga terdapat sekitar 21 stand dari UMKM Kota Batu yang terdiri dari stand makanan, stand untuk otomotif, stand baju dan merchandise, ada juga stand minuman seperti kopi, es, dan lain-lain.

“Harapan kedepan kami ingin menjadi komunitas yang berkembang, yang optimis, tertib dalam berlalu lintas, jadi organisasi yang lebih dewasa dan lebih elegan”, imbuhnya.

Disisi lain, Ibnul juga ingin merubah perspektif masyarakat yang menganggap anak motor itu negatif. Oleh karena itu, ia selalu mengkampanyekan no drugs no alcohol dan juga menjaga kebersihan sebaik mungkin.

“Kita juga telah membentuk tim panitia khusus dalam penanganan sampah yang berserakan di sekitaran halaman Among Tani. Seperti yang dilihat, tidak ada sampah sama sekali disini. Kita juga menyediakan tempat sampah yang banyak, agar teman-teman komunitas ataupun pengunjung tidak membuang sampah sembarangan”, pungkasnya.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar