Hindari Menyesal Memilih Kampus Impian dengan Manajemen Strategi yang Tepat

logo SBMPTN 2019

Berpikirlah sebelum menentukan suatu ketetapan, atur strategi sebelum menyerang, dan musyawarahkan terlebih dahulu sebelum melangkah maju kedepan – Imam Syafi’i.

Manajemen strategi tidak hanya bisa dilakukan dalam dunia bisnis saja, namun dalam banyak hal lain yang menyangkut kompetisi membutuhkan manajemen strategi yang pas.

Perkuliahan merupakan satu fase terpenting yang akan menentukan masa depan seseorang. Seseorang yang telah memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang kuliah, pasti memiliki keinginan untuk bisa menjadikan masa depan mereka lebih cerah dan terjamin.

Maka kalian tentu tidak ingin gagal dalam tes-tes perguruan tinggi impian. Jika kalian kembali ke masa SBMPTN 2018, pasti beberapa pelajar yang tidak lolos ke Perguruan Tinggi Negeri yang mereka inginkan merasa kecewa dan sedih karena perubahan sistem penilaian SBMPTN 2018 yang mendadak sehingga strategi yang sudah mereka rencanakan jauh-jauh hari akan sia-sia.

Hal ini tentu saja menjadi hal yang sangat diantisipasi lebih lanjut oleh para pejuang UTBK 2019.

Tidak bisa dipungkiri bahwa semakin berkembang jaman, maka kesadaran masyarakat tentang perlunya pendidikan yang tinggi semakin meningkat.

Hal ini ditunjukkan dengan drastisnya jumlah peserta UTBK 2019 Gelombang 1, yaitu mencapai 13 juta peserta.

Bahkan mereka tidak segan-segan mengikuti UTBK kembali di Gelombang kedua untuk membandingkan nilai yang akan mereka gunakan mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri impian.

Banyaknya peserta ini juga meningkatkan keketatan penerimaan calon mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri. Sehingga belajar dengan giat saja tidak akan cukup untuk berkompetisi dalam merebutkan kursi yang terbatas di perguruang tinggi impian.

 Tentu selain agar lolos dalam seleksi, manajemen strategi juga bertujuan agar kalian tidak salah masuk jurusan yang tidak sesuai dengan passion yang kalian miliki.

Jurusan yang tepat dan kampus yang hebat merupakan suatu impian banyak orang. Maka kalian perlu mengetahui strategi-strategi apa yang harus kalian lakukan dalam memilih jurusan dan kampus impian kalian.

Sebuah kunci untuk sukses di dalam manajemen dan karier kalian adalah mengetahui bagaimana cara mengidentifikasi, mengevaluasi,serta  menggunakan kelebihan-kelebihan dan kekurangan-kekurangan diri kalian.

Oleh karena itu berikut beberapa saran yang dapat membantu kalian dalam memahami kelebihan dan kekurangan kalian, sehingga kalian dapat menonjolkan kelebihan kalian dan meminimalisir kekurangan kalian.

Pertama, fokuskan diri kalian terlebih dahulu untuk kelebihan-kelebihan kalian. Kelebihan di sini dapat berupa mata pelajaran apa yang paling kalian sukai, nilai di mata pelajaran apa yang menurut kalian paling tinggi, hal-hal apa yang dapat kalian kerjakan dengan baik, serta bagaimana cara belajar yang tepat dan sesuai dengan kriteria diri kalian.

Sembari mengidentifikasi hal tersebut, pikirkan pula apa kelebihan dan keunikan kalian yang lebih menonjol dari orang lain. Bila perlu, tanyakan hal ini pada teman dekat ataupun guru kalian.

Kedua, perhatikan kekurangan kalian. Kekurangan merupakan hal yang ada dalam diri kalian yang akan menghambat dalam meraih tujuan kalian.

Cobalah untuk jujur pada diri kalian sendiri. Pikirkan kebiasaan-kebiasaan buruk apa yang kalian miliki sembari memikirkan pula solusi untuk kelemahan kalian tersebut.

Ketiga, tentukan strategi-strategi yang pas dalam menangani kelebihan dan kekurangan kalian. Minimalkan kekurangan dan tonjolkan bahkan tingkatkan kelebihan. Yang terakhir, terus perbarui daftar kelebihan dan kekurangan yang kalian miliki tersebut, belajarlah untuk menilai diri sendiri dengan tepat. Belajar untuk lebih jujur kepada diri sendiri dan terus berusaha untuk memperbaikinya.

Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihan kalian, maka startegi selanjutnya adalah mengetahui minat dan bakat kalian.

Lakukan analisis terhadap diri kalian dengan mengikuti tes IQ atau EQ. Tanyakan pada diri kalian bidang apa yang sesuai dengan diri kalian. Jangan pernah mengabaikan hal ini. Banyak sekali mahasiswa yang menyesal karena mereka tidak memperdulikan bakat dan minatnya dan hanya berpikir bagaimana mereka bisa diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Hal ini merupakan hal yang salah, karena jika tidak memiliki minat dan bakat dalam hal itu, maka kalian akan kesulitan untuk menjalani masa pendidikan di bidang tersebut. Sehingga jika kalian masih belum mengerti apa minat dan bakat kalian, lakukan counseling dengan guru ataupun orang yang berkompeten.

Minat dan bakat sudah diketahui maka sekarang mulailah melakukan analisis eksternal. Analisis eksternal terdiri dari peluang dan ancaman. Peluang maksudnya carilah Perguruan Tinggi Negeri yang menurut kalian, sesuai dengan kemampuan kalian. Namun jika kalian ingin masuk di perguruan tinggi dengan predikat terbaik maka kalian harus memikirkanya dengan matang, bahwa high risk, high return. Jadi jika memang merasa bahwa kalian mampu, maka kenapa tidak. Tetapi resikonya kalian harus bersaing dengan lebih ketat lagi. Selain Perguruan Tinggi Negeri, analisis jurusan juga sangat diperlukan. Pilihlah jurusan yang berkaitan dengan minat dan bakat kalian. Sesuaikan juga dengan tingkat kemampuan kalian, lebih baik jujur pada diri sendiri. Setelah menetukan kampus dan jurusan yang sesuai, maka sekarang analisis ancaman kalian. Ancaman di sini dapat berupa peserta lain yang mungkin akan memilih jurusan dan kampus yang sama dengan kalian. Maka jika kalian lebih mengutamakan berada di kampus tersebut, daripada di jurusan tersebut maka kalian harus mengalah untuk memilih jurusan yang masih berhubungan dengan jurusan kalian minati namun memiliki jumlah peminat yang mungkin lebih sedikit. Sedangkan jika kalian lebih mengutamakan ingin di jurusan tersebut maka kalian harus memilih dengan kampus-kampus yang memiliki jurusan serupa namun dengan peminat yang lebih rendah.

Langkah strategi terakhir adalah  memformulasikan startegi. Maksudnya memformulasikan stategi yaitu kalian harus mempertimbangkan realitas lingkungan eksternal dengan sumber daya yang kalian miliki untuk merancang strategi yang akan membantu kalian mencapai kampus dan jurusan impian kalian. Setelah diformulasikan, strategi harus diimpelemntasikan, yaitu pada saat pendaftaran Perguruan Tinggi Negeri. Tidak peduli sebaik apa strategi kalian, jika tidak diimplementasikan maka hasil yang kalian inginkan akan sulit terwujud. Dan yang terakhir mengevaluasi hasil. Jika strategi tersebut sudah kalian implementasikan, langkah terakhir adalah berdoa dan menyerahkan segala hasil pada Tuhan Yang Maha Esa. Sembari berdoa, pikirkan juga rencana-rencana selanjutnya jika tujuan kalian tercapai maupun saat tujuan kalian tidak tercapai. Jangan putus asa dan tetaplah berpikiran positif.

Dengan demikian, manajemen strategi yang tepat akan membantu kalian dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita kalian. Sedangkan manajemen strategi yang salah malah akan membuat kalian gagal dalam mencapai tujuan dan cita-cita kalian.

Oleh Amelia Rahmadhany, PKN STAN

Apa Reaksi Anda?

Komentar