DPR-RI Apresiasi Kopi Bara

Rahmat Muhaijirin Politisi Partai Gerindra

Kopi, satu di antara hasil alam Indonesia yang mendunia. Kopi telah menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Negara di luar Indonesia juga merasakan, kopi Indonesia satu di antara produk terbaik dunia.

Meski termasuk varietas unggulan di Indonesia, sektor pengolahan dan pendistribusian kopi tidak seperti yang diharapkan. Sejumlah petani kopi masih ada yang belum sejahtera. Kopi juga masih menjadi monopoli sejumlah perusahaan.

Tidak jarang sekelompok perusahaan membeli kopi dari petani Indonesia dan memasarkannya untuk kedai berskala internasional. Sementara para pecinta dan penikmat kopi justru membeli aneka olahan kopi dari kedai internasional hanya demi gengsi.

Fenomena ini menjadi bahasan saat Kopi Bara terlibat dalam safari dan silaturahim DPR RI di Sidoarjo, Rabu 29/7/2020.

Baca Juga:

    Kunjungan diwakili Rahmat Muhaijirin – Komisi 3 DPR yang juga anggota Badan Legislasi. Acara bertempat di kedai RF-68 Sidoarjo. Kedai yang juga mitra Kopi Bara ini ramai masyarakat yang tinggal di sekitaran Gedangan Sidoarjo.

    Acara berlangsung tepat pukul 19.00 WIB. Rahmat Muhaijirin membuka acara dengan amanat pemerintah agar masyarakat berhati-hati dan waspada pada Covid-19. Masyarakat diimbau patuh dan taat pada protokol kesehatan yang telah disepakati bersama. Rahmat Muhaijirin yang juga dari Sidoarjo meyakini, pandemi Covid-19 segera berakhir kalau pemerintah dan masyarakat bekerjasama dalam menjaga kesehatan.

    Sarasehan berlanjut dengan pembahasan tentang kopi. Kopi Bara yang menjadi suguhan peserta sarasehan mendapat apresiasi dari Rahmat Muhaijirin.

    “Ini Kopi Bara contoh produk asli Indonesia. Sekarang ini banyak produk yang berasal dari Indonesia. Jangankan barang. Buah saja itu juga dari luar negeri”, kata politisi partai Gerindra ini.

    Rahmat Muhaijirin mengatakan, “kedai RF-68 yang dimiliki Mas Romli ini contoh usaha berbasis UMKM. Usaha semacam inilah yang menggerakkan ekonomi masyarakat terutama di Sidoarjo. Saya berkeinginan, kedai semacam ini yang juga didukung Kopi Bara ada di tiap kecamatan se-Sidoarjo”.

    Sarasehan berakhir pukul 20.30. Selepas acara, Rahmat Muhaijirin berfoto bersama peserta dan tim Kopi Bara. Masyarakat antusias karena momen ini, bukti wakil rakyat hadir di antara masyarakat. Rahmat Muhaijirin juga menyempatkan foto di booth Kopi Bara. (ted)





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar