Iklan Banner Sukun

Cetak Ilmuwan Muda, SMP Surabaya Grammar School Gelar Science Presentation Day 2022

Foto bersama Siswa-Siswa Kelas 7 SMP Surabaya Grammar School.

Surabaya (beritajatim.com) — SMP Surabaya Grammar School, salah satu lembaga pendidikan internasional di Surabaya, menekankan pembelajaran Project Learning kepada siswa-siswanya demi mengajarkan ketrampilan hidup kepada para siswa yang berfokus pada pemecahan masalah (problem solving). Pembelajaran ini dimaksudkan untuk membekali siswa agar mampu berpikir kritis, berkolaborasi, memiliki kreativitas hingga menjadi pribadi berkarakter.

Dengan menggelar Science Presentation Day pada Jumat, 27 Mei 2022, siswa-siswa kelas 7 SMP berkesempatan untuk menunjukkan hasil-hasil eksperimen mereka di depan publik. Di depan para tamu, guru dan orangtua, mereka mempresentasikan hasil karya dalam sebuah pameran yang bertujuan mencetak inovator-inovator masa depan. Pameran ini adalah hasil kerja kelompok untuk secara kreatif dan kolaboratif menyelesaikan masalah-masalah yang ditemukan di masyarakat.

Salah satu project yang dipamerkan di Science Presentation Day 2022 adalah Popok sebagai Media Tanam karya Josiah dan Ashlee, siswa kelas 7 SMP Surabaya Grammar School. Lewat project ini, keduanya mengembangkan bagaimana popok-popok bekas yang telah dicuci mampu menjadi media tanam.

Popok sebagai Media Tanam.

Menurut mereka, sampah popok yang berlebihan telah memunculkan masalah bagi lingkungan. Mereka melakukan eksperimen dengan menanam 8 biji kacang hijau dari pot yang berisi tanah bercampur popok bekas.

Ashlee menyatakan bahwa Science Presentation Day 2022 mengajarinya untuk mencoba hal-hal baru dalam eksperimen yang menyenangkan.

Sabun dari Minyak Goreng.

Selain Popok sebagai Media Tanam, ada pula beberapa hasil eksperimen para siswa yang diciptakan untuk memecahkan masalah-masalah lingkungan. Misalnya adalah Sabun dari Minyak Goreng, Sedotan Bioplastik, Daging Nabati, dan Hand Sanitizer dari Lemon dan lain-lain.

Menurut Christine, Guru IPA SMP Surabaya Grammar School, Science Project 2022 digelar untuk menumbuhkan critical thinking dari para siswa untuk dapat berkontribusi dalam membantu masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pembelajaran yang berfokus pada pemecahan masalah.

Pestisida dari Bawang Merang dan Garam.

Kepala Sekolah SMP Surabaya Grammar School, Esti Diah, mengatakan bahwa melalui Science Presentation Day 2022, para murid diajarkan untuk menumbuhkan ide-ide kreatif mereka demi menciptakan inovator-inovator cerdas di masa depan.

SMP Surabaya Grammar School akan secara konsisten menyelenggarakan program-program akademik dan non-akademik yang mendukung minat dan bakat siswa dalam menghadapi era 4.0. [but]

 

 

 

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar