Budidaya Lobster Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Banyuwangi

Seorang pekerja menunjukkan lobster air tawar jenis Red Claw (Konsumsi) hasil budidaya RR Ayu Nandita Maharani.

Banyuwangi merupakan kabupaten yang berada diujung provinsi Jawa Timur. Luas wilayah Banyuwangi sebesar 5.782,50 km2, memiliki garis pantai sebesar 175,8 km dan terdapat 13 pulau.

Dari luasnya pantai di Banyuwangi, terdapat salah satu pantai yang ramai dikunjungi oleh wasatawan, yaitu pantai Mustika. Pantai yang terletak di Dusun Pancer Desa Sumberagung, yang menjadi salah satu tempat tujuan wisatawan karena sebagai tempat untuk menikmati lobster.

Lobster di pantai ini banyak diburu wisatawan karena terkenal dengan kesegarannya, hal ini dikarenakan lobster diambil langsung dari nelayan yang berada di kawasan pantai ini.

Adanya permintaan wisatawan untuk dapat terus menikmati olahan lobster di pantai ini, maka perlu adanya
pengembangan budidaya lobster agar mencukupi kebutuhan pasar. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk budidaya lobster adalah dengan mengenal lobster terlebih dahulu.

Lobster merupakan hewan laut yang mempunyai banyak nilai gizi didalamnya, dapat berupa tembaga,
selenium, zinc, fosfor, vitamin B12, magnesium, vitamin E, dan sedikit asam lemak omega-3.

Hewan penuh gizi ini memiliki pertumbuhan yang tergolong lambat dan sangat rentan akan penyakit. Kemudian penting bagi kita untuk mendapatkan benur yang sehat dan unggul, berat benur biasanya adalah sekitar 4 gram sampai 30 gram.

Setelah mendapaykan benur yang baik maka benur siap untuk ditebar. Untuk kolam budidaya dapat menggunakan keramba dengan jala ukuran besar dan memiliki lubang jala yang kecil.

Untuk kriteria kolam yang dapat digunakan untuk kolam lobtser air laut ini adalah dengan suhu 28-39 o C, dengan tingkat salinitas 28-35 ppt, dan pH 7-8.

Setelah itu jika lobster telah besar maka pindahkan ke kolam pembesaran. Dikarenakan lobster merupakan hewan yang kanibal, maka 1 kolam hanya dapat diisi maksimal 50 ekor lobster.

Cara untuk meletakkany adalah dengan mengapungkan benur selama 30 menit, setelah itu perlahan ditebarkan ke dalam kolam. Hal yang terpentign dalam budidaya lobster adalah dengan memberikan pakan secukupnya, karena sisa makanan yang terdapat di kolam akan memberikan sifat toxic kepada lobster.

Pada usia lobster sekitar 6-10 bulan maka lobster siap untuk dipanen, berat rata-rata dari lobster pada bulan tersebut adalah mencapai 120-220 gram.

Oleh Karena itu adanya pengembangan budidaya lobster, akan membantu untuk memenuhi kebutuhan
pasar, dengan begitu akan terjadi peningkatan ekonomi masyarakat. (ted)

 

Vinny Angelica Bintoro
Mahasiswa Fakultas Bioteknologi
Universitas Kristen Duta wacana Yogyakarta


Apa Reaksi Anda?

Komentar