Brantas Abipraya Gelar Apel Bulan K3 Nasional

Brantas Abipraya
Widyo Praseno, Direktur Operasi II Brantas Abipraya menyampaikan penghargaan tersebut kepada tiga Petugas Penegak Disiplin K3

Jakarta – Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2020, PT Brantas Abipraya (Persero) salah satu perusahaan kontraktor milik negara ini menggelar Apel Bulan K3 Nasional di ruang serba guna lantai 6 Gedung Brantas Abipraya.

Diikuti oleh Insan Abipraya yang berada di Kantor Pusat, apel ini dipimpin oleh Direktur Keuangan dan SDM, Suradi. Bertemakan Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 pada Era Revolusi 4.0 Berbasis Teknologi Informasi, tahun 2020 ini Abipraya menargetkan zero accident dalam segala pelaksanaan konstruksinya.

Dalam amanatnya, Suradi membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah. Dalam agenda peningkatan kualitas SDM perlu pemahaman K3 yang komprehensif bagi SDM di perusahaan, guna memastikan dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan beresiko, dapat dilakukan secara aman.

Pada akhirnya dapat menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, efisien dan produktif. Diarahkan pada pembangunan infrastruktur tersebut harus didukung dengan penerapan K3 agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

“Hari ini tidak hanya apel bersama saja, Brantas Abipraya juga memberikan apresiasi besar kepada tiga Petugas Penegak Disiplin K3 dan tiga proyek-proyek zero accident dengan pelaksanaan K3 terbaik,” ujar Suradi.

Memperkuat penjelasannya, Widyo Praseno, Direktur Operasi II Brantas Abipraya menyampaikan penghargaan tersebut kepada tiga Petugas Penegak Disiplin K3 yaitu Peltu Gazali Bustaman (Proyek Apartemen Thamrin Distrik – Bekasi), Pelda Suwanto (Proyek Sabo DAM Merapi) dan Peltu M. Nasir (Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru – Dumai Seksi 5).

Menyebarkan semangat pelaksanaan K3 yang paripurna yaitu penghargaan Zero Accident, dalam kesempatan ini Abipraya juga memberikan apresiasi kepada tiga proyek terpilih dengan penerapan K3 terbaik yaitu Proyek Pembangunan Pasar Atas Kota Bukittinggi Mencapai 1.518.000 Jam Kerja Orang Periode 26 Agustus 2018 sampai dengan 31 Desember 2019; Proyek Kalibawang, Kulon Progo mencapai 1.180.105 Jam Kerja Orang Periode 1 September 2017 sampai dengan 30 Juni 2019; dan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 5 Mencapai 372.690 Jam Kerja Orang Periode 7 September 2018 sampai dengan 7 September 2019.

Sebagai salah satu BUMN Konstruksi terdepan di Indonesia, Brantas Abipraya tunjukan keseriusan komitmennya terhadap pelaksanaan K3.

Suradi menambahkan bukan hanya memenuhi target zero accident di tiap proyek- proyeknya, namun juga dengan mendukung program Bimbingan Teknis K3.

Selain menggelar bimbingan teknis K3 konstruksi, Abipraya juga sebelumnya sudah melakukan uji sertifikasi di tahun 2017 untuk para pekerja konstruksinya dengan menggandeng Kementerian PUPR.

“Total dari tahun 2014 kami telah berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 3.854 pekerja kami. Dan kami akan terus berkomitmen menyokong Kementerian PUPR untuk melakukan percepatan program sertifikasi ini guna mewujudkan program Pemerintah mengenai SDM unggul,” pungkas Suradi.(ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar