Iklan Banner Sukun

Berkolaborasi dengan BTS, WEBTOON dan HYBE Meluncurkan 7FATES: CHAKHO

Komik Digital

Los Angeles – LINE WEBTOON, platform komik digital terbesar di dunia, dan HYBE mengumumkan bahwa 7FATES: CHAKHO, yang sudah banyak ditunggu-tunggu, kini telah terbit secara global dalam sepuluh bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Episode pertama webtoon yang diciptakan dengan kolaborasi antara ikon pop abad ke-21 BTS ini kini tersedia di LINE WEBTOON, dan episode barunya akan tersedia secara mingguan.

​7FATES: CHAKHO menyajikan kisah yang dinamis yang menceritakan tujuh pemuda yang terikat oleh takdir. Setelah tumbuh dewasa bersama melalui berbagai halangan dan rintangan, mereka harus bergabung menjadi satu kelompok yang terdiri dari tujuh orang agar bisa menguak takdir mereka. 7FATES: CHAKHO merupakan kisah fantasi modern yang berlatar waktu tak jauh dari masa kini, serta terinspirasi oleh para pemburu harimau era Dinasti Joseon di Korea “Chakhogapsa”. Kisah ini menjadi interpretasi ulang HYBE tentang kisah harimau tradisional Korea dan dunia mitologis binatang buas.

LINE WEBTOON dan HYBE juga akan merilis kisah asli webtoon DARK MOON: THE BLOOD ALTAR dan THE STAR SEEKERS, yang diciptakan atas kerjasama dengan artis-artis HYBE yaitu ENHYPEN dan TOMORROW X TOGETHER. Kisah mereka juga akan tersedia di LINE WEBTOON secara global.

Kolaborasi HYBE dengan LINE WEBTOON ini merupakan bagian dari program Super Casting yang telah diumumkan sebelumnya. Super Casting adalah sekelompok kemitraan global yang membawa beberapa perusahaan hiburan paling menarik di dunia ke dalam dunia LINE WEBTOON. Super Casting memungkinkan merek hiburan besar bekerja dengan LINE WEBTOON untuk memperluas waralaba IP dan hiburan yang terkenal ke platform, penggemar, dan format baru seperti novel web dan komik web. Bekerjasama dengan HYBE, LINE WEBTOON melanjutkan kepemimpinan globalnya dalam membangun dan memelihara fandom global secara online.


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati