Atas Dasar Kemanusiaan, Mahasiswa STAINIM Kembali Turun Jalan

Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam An Najah Indonesia Mandiri Sidoarjo (STAINIM) melakukan aksi turun jalan dalam rangka penggalangan dana untuk korban gempa Ambon yang terjadi pada beberapa waktu yang lalu.

Aksi penggalangan dana ini dilakukan disekitar alun-alun kabupaten Sidoarjo yang dimotori oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Tjokroaminoto Sidoarjo.

“Aksi penggalangan dana ini adalah bentuk kepedulian dan bakti kami untuk negeri. Semoga para korban gempa yang ada disana diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapinya.” Kata Iqrom selaku Korlap aksi, Sabtu (19/10/2019).

Gempa berkekuatan 5.2 Magnitudo mengguncang Ambon dan sekitarnya pada pukul 11.44 WIB, Kamis (10/10). BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami meskipun pusat kedalaman gempa ada pada kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan data dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon, gempa susulan mencapai 1.387 kali gempa di Ambon dan sekitarnya hingga Jumat malam (11/10/2019).

Akibat dari gempa tersebut, menimbulkan korban jiwa, ratusan rumah rusak, termasuk sekolah beserta fasilitas umum lainnya.

Cindy salah satu peserta aksi menambahkan, ini merupakan bentuk bagian dari solidaritas kami sebagai sesama warga negara Indonesia yang peduli akan nasib saudara kita yang ada disana.

Dijelaskan bahwa dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan ke Ambon melalui lembaga Amil yayasan Yatim Mandiri Cabang Sidoarjo.

Anjung sapaan akrab Ketua PMII Komisariat Tjokroaminoto Sidoarjo mengatakan kegiatan ini sejalan dengan tagline kampus, yakni caring and inspiring. “Jadi tidak hanya peduli namun tetap dapat menginspirasi dengan memantik kepedulian akan sesama. Tidak banyak yang bisa kami berikan, tapi semoga tetap dapat meringankan,” pungkasnya.

Apa Reaksi Anda?

Komentar