58 Rektor PTKIN Hadiri Forum Pimpinan di UIN Malang

IMG-20190716-WA0013
Sesi foto bersama seusai acara forum pimpinan

Malang (beritajatim.com) – Pimpinan PTKIN mengadakan pertemuan sebagai bagian dari agenda Forum Pimpinan PTKIN sebelum menghadiri pembukaan Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) Ke IX tahun 2019.

Bertempat di Aula lantai 5 gedung Rektorat, Universitas Islam Negeri(UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang, Senin (15/07/2019).

Acara yang melibatkan 58 rektor dan rektor III bidang kemahasiswaan PTKIN itu juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis), Prof. Dr. Phil. Kamarudin Amin, MA.

Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris mengatakan bahwa sanya acara ini bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi antara PTKIN se Indonesia

“Acara ini bertujuan agar silaturahmi antara PTKIN se Indonesia tetap lancar sehingga dapat melakukan kerja sama dengan baik”. ungkapnya dalam sambutanya, Selasa (16/7/2019).

Sementara itu, Dirjen Pendis dalam pidatonya terus fokus dalam menggelorakan program akselerasi Guru Besar.

Ia mengimbau untuk para pimpinan agar bersama-sama memantau dan memilih calon guru besar di masing-masing PTKIN.

Guru besar yang diharapkan yakni sosok akademisi yang memiliki kualitas berdasarkan karya baik tulisan maupun pengabdian.

“Contohnya seperti yang terjadi di Negara Jerman, bahwa guru besar dipilih karena karya yang dimiliki,” tuturnya.

Acara yang di pimpin oleh Prof.Babun Suharto (rektor IAIN jember) itu juga membahas tentang keberlangsunganya acara PIONIR tahun ini dan juga tahun depan, yang mana direncanakan tahun depan akan dilaksanan di UIN fattahul Muluk Papua.

“Tahun besok mungkin UIN Papua bisa kita beri kesempatan untuk menjadi tuan rumah acara PIONIR X, mengingat sekarang Papua juga sudah memiliki infrastruktur yang memadahi. Ungkap pimpinan forum itu.(ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar