3.292 Mahasiswa Ikuti PIONIR IX di UIN Malang

IMG-20190716-WA0000
Suasan venue sebelum dimulai

Malang (beritajatim.com) – Pembukaan gelaran ajang Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) IX 2019, diikuti oleh mahasiswa PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Nasional) seluruh Indonesia, bertempat di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), Senin (15/7/2019)

Pertandingan akan berlangsung mulai tanggal 16-21 juli 2019, dengan 4 kategori cabang lomba, diantaranya 7 cabang lomba ilmiah ,11 cabang lomba olahraga, 13 cabang lomba seni, dan 4 cabang lomba riset.

PIONIR IX ini diikuti oleh 58 PTKIN yang diantaranya 17 Universitas Islam Negeri (UIN), 7 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dan 34 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Rektor UIN Malang Abdul Haris mengatakan jika PIONIR IX ini diikuti 3.292 kontingen, dan dalam penjurian juga bekerjasama dengan KONI dan Kemenpora.

“UIN Malang menjadi tuan rumah Pionir IX malam ini, dengan jumlah 3.292 atlet yang bertanding, 704 offical yang mendampingi, 38 venue pertandingan, 38 cabang lomba, serta melibatkan juri yang bekerjasama dengan KONI dan Kemenpora” ucap rektor UIN Maliki Malang tersebut, Senin (15/7/2019).

Acara dua tahunan ini mengusung tema ‘Spirit of Unitiy’ yang diharap, agar diantara kontingen dapat mempererat tali silaturrahim dan memperteguh persatuan antar PTKIN.

Selain itu, penyambutan juga dilakukan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin yang menegaskan jika PIONIR IX ini merupakan sebuah ajang dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk NKRI.

“Dari PTKI untuk NKRI,” tandasnya.

Ia menambahkan jika harapanya, melalui PIONIRN IX ini, akan terlahir generasi pemenang yang bisa memanusiakan manusia.

“Melalui PIONIR, kita ingin melahirkan sang bintang atau sang juara, memanusiankan manusia dalam konteks ini, adalah menjadikan mahasiswa bekembang fitrah kemanusiannya. Selama ini mahasiswa PTIKI, menjadi juara olahraga, juara seni dan riset layaknya pemain alam” tegasnya.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar