Politik Pemerintahan

Wujudkan Masyarakat Melek Media, PWI Pamekasan Gelar Sekolah Jurnalistik

Pamekasan (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan, menggelar Sekolah Jurnalistik Angkatan Pertama 2021 dalam rangka mewujudkan kelompok masyarakat melek media, khususnya di wilayah setempat.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor PWI Pamekasan, Jl Ronggosukowati Nomor 13, diikuti belasan peserta dengan status mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Pamekasan. Para peserta digembleng dengan beragam materi dan praktik selama tiga bulan kedepan.

“Sekolah Jurnalistik ini sengaja kami lakukan sebagai bentuk tanggungjawab moral profesi wartawan, sekaligus mewujudkan kelompok masyarakat melek media,” kata Ketua PWI Pamekasan, Abd Aziz, Selasa (16/3/2021).

Dalam kegiatan yang dimulai Senin (15/3/2021) kemarin. Terdapat sebanyak 13 orang tercatat sebagai peserta dalam kegiatan yang diisi oleh 15 narasumber dengan beragam materi berbeda. “Untuk sekolah jurnalistik angkatan pertama ini, kita sengaja batasi dengan 13 orang karena masih dalam kondisi pandemi,” ungkapnya.

“Bulan pertama dan kedua¬† (Maret-April), pola pembelajaran fokus pada teori. Semisal jurnalistik dasar, konsep dasar, bahasa, kode etik hingga sejarah perkembangan jurnalistik. Sedangkan untuk bulan ketiga (Mei), kita terapkan pembelajaran praktik,” sambung Abd Aziz.

Memasuki bukan kedua, peserta akan diminta memilih jurusan sesuai dengan jenis media yang diinginkan. Baik media cetak, elektronik (radio dan televisi) maupun media online. “Nantinya peserta bakal digembleng materi sesuai dengan jurusan yang mereka pilih, tentunya dipandu langsung oleh rekan-rekan anggota sesuai dengan tugas bersangkutan,” jelasnya.

“Dari itu, jika peserta memilih radio, maka nantinya materi akan fokus pada media radio dengan didampingi partner dari rekan-rekan wartawan radio pula. Misalnya cara menyajikan berita untuk pendengar, pola penulisan, serta menyajikan kutipan atau insert pada berita radio,” sambung Aziz.

Termasuk untuk jenis media lainnya, seperti media cetak maupun media online. Di mana peserta yang menentukan pilihan juga akan didampingi langsung oleh mentor sesuai dengan tugas profesi anggota. “Jadi pada bulan ketiga, para peserta bakal melaksanakan praktik lapangan dengan mentor wartawan dari masing-masing media,” tegasnya.

“Jadi wartawan yang memilih media radio, mereka akan menjalani praktik lapangan dengan mentor anggota PWI yang bertugas di media radio. Termasuk juga peserta yang memilih media cetak maupun media online,” imbuh pewarta LKBN Antara Jawa Timur.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sengaja membatasi peserta karena kondisi pandemi Coronavirus Disiase 2019. Bahkan dalam kegiatan tersebut juga diterapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. “Untuk angkatan kedua, kami akan mempertimbangkan jumlah peserta. Bisa saja lebih banyak khususnya ketika status pandemi berakhir,” tegasnya.

“Jumlah 13 orang sebagai peserta ini memang kita sesuaikan dengan protokol kesehatan. Sebab kapasitas dan daya tampung ruang pelatihan di PWI Pamekasan hanya bisa cukup untuk 30 orang. Tetapi karena kondisi pandemi, kita batasi dari kapasitas normal,” pungkasnya. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar