Politik Pemerintahan

Wujudkan Kota Mojokerto Sejahtera, Wali Kota Kukuhkan Forum Komunikasi CSR

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengukuhkan pengurus Forum Komunikasi Tanggungjawab Sosial Perusahaan. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Guna membangun Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengajak seluruh Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk maju bersama melalui sebuah wadah. Hal ini disampaikannya pada saat pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Tanggungjawab Sosial Perusahaan.

Bertempat di Pendopo Rumah Rakyat Hayam Wuruk, Ning Ita (sapaa akrab red) mengukuhkan 49 orang anggota Forum Komunikasi Tanggungjawab. Sebanyak 33 orang menjabat sebagai pengurus, 16 orang sebagai pembina dan pengawas Forum Komunikasi Tanggung jawab Sosial Perusahaan Kota Mojokerto periode 2021-2025. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah khusus bagi perusahaan agar mampu bersinergi.

Yakni untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan di Kota Mojokerto. Pada forum tersebut, ada enam bidang yang menjadi tanggung jawab mereka. Di antaranya bidang ekonomi atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang lingkungan hidup, bidang sosial dan bidang pembangunan sarana dan prasarana.


“Melalui bidang-bidang ini, diharapkan program-program CSR di Mojokerto bisa lebih terarah sehingga kemanfaatannya pun dapat dirasakan. Melalui forum diharapkan kedepannya perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Mojokerto dapat memanfaatkan wadah tersebut sebagai sarana komunikasi yang menjembatani antara Pemkot Mojokerto dengan perusahaan,” ungkapnya, Senin (12/4/2021).

Masih kata orang nomor satu di Kota Mojokerto ini, untuk menjadi kota yang sejahtera masyarakatnya, berdaya saing maka dibutuhkan sinergitas dan partisipasi dari semua kalangan. Termasuk, tegas Ning Ita, CSR perusahaan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Agung Moeljono menambahkan, melalui forum tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan program-program prioritas pembangunan Kota Mojokerto yang sesuai dengan visi dan misi. “Wadah ini, merupakan tempat bagi CSR perusahaan untuk berkolaborasi dengan program pemerintah daerah dalam pembangunan kota,” tegasnya. [tin]


Apa Reaksi Anda?

Komentar