Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Wawali Surabaya Armuji Bakal Tindak Parkir Liar di Minimarket

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menyatakan bakal menindak tegas juru parkir liar di minimarket. Masyarakat sudah banyak yang mengeluhkan keberadaan tukang parkir ilegal tersebut.

Pria yang akrab disapa Cak Ji ini menjelaskan penyelenggaraan parkir di Kota Surabaya telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Perparkiran di Kota Surabaya. Juga dalam Peraturan Wali Kota Nomor 63 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penerepan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Perda.

Dari temuan di lapangan, kata Cak Ji, sebagian besar juru parkir liar di minimarket tidak memiliki identitas Surabaya. Selain itu, proses penarikan tarif dilakukan dengan cara memaksa sehingga meresahkan warga Surabaya yang berbelanja di minimarket.

“Keluhan warga ini harus ditindaklanjuti secara serius dan tuntas. Saya minta warga Surabaya merasakan kehadiran Pemerintah Kota Surabaya melalui institusi penegak Perda secara optimal,” kata Cak Ji saat rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Badan Pendapatan Daerah, Satpol PP, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan serta bagian Perekonomian di Balai Kota Surabaya, Rabu (14/4/2022).

Politisi kawakan PDIP Surabaya ini juga meminta OPD terkait seperti Dishub, Satpol PP dan Bapenda berkoordinasi untuk melakukan inventarisasi minimarket bebas parkir untuk dilakukan upaya penertiban sehingga penegakan Perda dapat berjalan dengan baik.

“Peraturan yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Kota Surabaya harus ditegakkan untuk memberikan jaminan kenyamanan pada masyarakat dalam aktivitas belanja di minimarket,” kata Cak Ji.

Selain itu, OPD terkait diminta melaporkan progres upaya penertiban parkir liar di minimarket secepatnya. Ia juga menyampaikan agar Dinkopukmdag memberitahukan kepada pemilik minimarket agar juga bisa menuliskan apabila ada pungutan parkir maka bisa diberikan sanksi.

“Dua minggu lalu dari hasil penertiban oleh Satpol PP ada lima orang terjaring yang dua dikenakan tindak pidana ringan lalu yang tiga orang diserahkan ke Polrestabes Surabaya,” katanya.

“Semoga ada perubahan signifikan dalam beberapa minggu kedepan,” pungkas mantan Ketua DPRD Surabaya ini. [asg/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar