Politik Pemerintahan

Warning! Positif Covid-19 Jatim Naik Drastis Jadi 386, Surabaya 180 Positif

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data kasus Covid-19 di Jatim. Hingga 12 April 2020 pukul 19.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 14092 orang, 1383 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 (coronavirus) 386 orang.

“Jadi, total 386 orang yang positif Covid-19 di Jatim, ada tambahan 119 orang. Yang sembuh bertambah 4 menjadi 69 orang dan meninggal tambah 3 menjadi 29 orang. Sampaikan informasi bahwa di Surabaya ini sudah 180 yang positif terkonfirmasi Covid-19, bertambah 83 dari data kemarin 97. 180 itu bukan angka kecil, di Surabaya juga ada 502 yang PDP, ada 1360 ODP, 431 orang tanpa gejala (OTG) dan 4080 orang dengan risiko (ODR). Kami akan evaluasi secara detail pelaksanaan physical distancing, kami akan lakukan koordinasi ulang. Insya Allah malam ini, Pak Kapolda dan Pak Pangdam V/Brawijaya akan mendetailkan kembali,” katanya kepada wartawan usai Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (11/4/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 386 orang di Jatim itu terdiri dari 180 dari Surabaya, 11 Kabupaten Malang, 8 Kota Malang, 2 Kota Batu, 10 dari Magetan, 31 dari Sidoarjo, 11 Kabupaten Kediri, 6 Kota Kediri, 14 Gresik, 1 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 8 Lumajang, 3 Jember, 11 Situbondo, 1 Bondowoso, 3 Banyuwangi, 3 Pamekasan, 10 Tulungagung, 4 Jombang, 9 Nganjuk, 3 Kabupaten Madiun, 6 Ponorogo, 1 Trenggalek, 23 Lamongan, 4 Bangkalan, 1 Pacitan, 1 Bojonegoro, 2 Tuban, 10 Kabupaten Pasuruan, 2 Kota Pasuruan, 4 Kabupaten Probolinggo dan 2 Kota Probolinggo.

Dari data tersebut, ada 29 pasien yang meninggal, yakni 1 di Kabupaten Malang, 11 di Surabaya, 4 di Sidoarjo, 1 di Gresik, 4 di Kabupaten Kediri, 1 di Magetan, 1 Pamekasan, 1 Bojonegoro, 2 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 1 Banyuwangi dan 1 Tuban.

Ada 69 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 8 dari Malang, 1 Kota Batu, 35 dari Surabaya, 4 dari Sidoarjo, 1 dari Gresik, 1 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kota Blitar, 8 dari Magetan, 2 dari Kabupaten Kediri, 1 Jember, 1 Kota Kediri, 4 Situbondo, 1 Kabupaten Madiun dan 1 Banyuwangi.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menegaskan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19. “Tetap menjaga jarak sosial, melakukan olah raga, tinggal di rumah dan keluar hanya urgent, pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik atau jangan mengundang atau datang ke keramaian dulu. Jangan melakukan suasana yang menjadikan panik. Penyebaran Covid-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis. Gunakan masker setiap keluar rumah,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar