Politik Pemerintahan

Warkop dan Cafe di Kota Mojokerto Diimbau Batasi Jam Buka dan Lakukan Social Distancing

Petugas gabungan melakukan penyisihan di warkop dan cafe di Kota Mojokerto, Minggu (22/3/2020). [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto menyisir puluhan warung kopi (warkop) dan cafe di Kota Mojokerto, Minggu (22/3/2020) malam. Petugas gabungan menghimbau pemilik agar membatasi jam buka dan social distancing (menjaga jarak).

Anggota Satpol PP Kota Mojokerto bersama TNI/Polri, petugas kesehatan, petugas kecamatan menyisipkan setidaknya 84 warkop dan cafe yang ada di tiga kecamatan di Kota Mojokerto. Puluhan warkop dan cafe ini disisir dan dihimbau untuk membatasi jam operasi, bahkan dianjurkan untuk segera menutup.

Camat Magersari, Bambang Mujiono mengatakan, langkah tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Wali Kota Mojokerto. “Kita lihat cafe yang harusnya tutup, kalaupun tidak tutup, paling tidak mengurangi jam bukanya. Tidak hanya tempat karaoke saja, yang harus tutup,” ungkapnya.

Masih kata Bambang, lebih spesifik lagi warkop dan cafe dihimbau untuk membatasi pengunjung jika tidak tutup dan melakukan sosialisasi langsung bagaimana bahaya Covid-19. Menurutnya, social distancing dalam antisipasi wabah tersebut dinilai cukup penting sehingga diharapkan masyarakat bisa bekerja sama.

“Seperti social distancing menghindari keramaian, berdiam diri di rumah, termasuk melakukan belajar, bekerja dan beribadah di rumah. Kalaupun terpaksa melakukan aktivitas di luar rumah, warga harus menyediakan hand sanitizer, mengenakan masker dan menjaga jarang saat komunikasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, langkah tersebut dilakukan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Total ada 89 warkop dan cafe di Kota Mojokerto yang kita lakukan penyisiran. Tidak boleh ada kerumunan, baik warkop, cafe, karaoke atau tempat hiburan lainnya,” tegasnya.

Ini Surat Edaran Wali Kota Mojokerto dengan nomor 443.33/2858/471.302/2020. Dimana point ketiga, Pemkot Mojokerto menutup beberapa area publik dimulai Kamis 19 Maret 2020 lalu, sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Diantaranya CFD, bioskop, alun-alun, bahkan tempat hiburan atau karaoke. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar