Politik Pemerintahan

Warga Tuding Pelayanan Dispendukcapil Sampang Lelet

LELET - Situasi di dalam ruangan pelayanan Dispendukcapil Sampang.

Sampang (beritajatim.com) – Lambatnya pelayanan administrasi pembuatan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sampang, membuat warga memilih memakai jasa Calo untuk mempermudah proses administrasi.

Hasbullah (36) pemohon e-KTP yang ditemui di kantor Dispendukcapil menuturkan, selama ini penertiban dokumen kependudukan masih lambat. Mulai dari pengisian formulir perekaman data dan samacamnya. Akibatnya, warga enggan untuk mengurus sendiri.

“Proses penerbitan KTP dan KK yang lambat membuat warga malas mengurusnya sendiri dan lebih memilih melalui jalur pintas tanpa bekas atau calo,” terangnya, Selasa (3/9/2019).

Lebih lanjut Hasbullah menambahkan, untuk mengurus KTP atau KK, tentunya warga meninggalkan pekerjaanya bahkan, rela membayar ongkos perjalanan yang cukup jauh kalau dari pelosok desa. “Warga yang datang Dispendukcapila mengeluarkan biaya dan meninggalkan pekerjaan, kalau sampai proses penerbitannya lama, maka sangat merugikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Plh Kepala Dispendukcapil Sampang, Edi Subinto mengklaim, selama ini pelayanan administrasi kependudukan sudah sesuai dengan Permendagri. Penerbitan KTP, KK, akte kelahiran, dan semacamnya bisa selesai dalam sehari. Dengan catatan, semua persyaratan yang diajukan pemohon lengkap, dan tidak terjadi gangguan server.

“Kalau terjadi gangguan server, penerbitan KTP dan KK butuh waktu sekitar 30 menit. Dan biasanya banyak warga yang memilih pulang, padahal tinggal cetak saja,” ujarnya.

Pihaknya berupaya memberikan pelayanan jemput bola ke kecamatan dan lembaga pendidikan. Juga membuka kantor pelayanan administrasi kependudukan di tingkat desa. Tak hanya itu, Edi menegaskan bahwa tidak ada calo atau oknum Dispendukcapil yang bermain dan melakukan praktik pungutan liar (pungli) dalam pelayanan.

“Kami sudah membentuk operator atau tim Sakera mesem di masing-masing kecamatan. Mereka mengantongi SK bupati, jadi harus bekerja dengan baik dan maksimal,” tandasnya.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar