Politik Pemerintahan

Warga Terdampak Corona Tak Dapat Bantuan Sembako

Kepala Dinsos Jombang Moch Saleh

Jombang (beritajatim.com) – Kebijakan Pemkab Jombang dalam menangani warga terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 mengalami perubahan. Rencanaya, bantuan tersebut diberikan bukan per rumah tangga miskin atau per wuwung, namun per KK (kepala keluarga).

Kemudian, material bantuan yang sebelumnya direncanakan dalam bentuk sembako, juga mengalami perubahan. “Bantuan akan kita berikan dalam bentuk BT (bantuan tunai). Tidak dalam bentuk sembako,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jombang M Saleh, Selasa (14/4/2020).

Kapan bantuan tunai dari APBD Jombang itu diberikan? Saleh belum berani memastikan. Begitu juga dengan besaran bantuan tersebut. Alasannya, Dinsos masih melakukan penghitungan. Selain itu juga sedang dilakukan validasi data mulai tingkat desa.

Pasalnya, akan ada tiga sumber bantuan yang dikucurkan untuk warga terdampak Covid-19. Pertama dari Kemensos (Kementerian Sosial), kemudian dari Kemendes (Kementerian Desa) yang diambilkan dari anggaran DD (Dana Desa) dan terakhir dari APBD kabupaten.

Dari tiga sumber tersebut tidak boleh tumpang tindih. Artinya, satu orang tidak boleh menerima bantuan dari dua atau tiga sumber. “Makanya data yang sudah kita terima dari desa, kita kembalikan lagi untuk dilakukan validasi. Yang pasti penerima bantuan itu di luar penerima BPNT dan PKH,” kata Saleh.

Soal kriteria penerima bantuan, Saleh menjelaskan, ada sembilan kriteria yang akan mendapatkan bantuan tersebut. Yakni, warga miskin yang belum pernah menerima bansos (bantuan sosial) baik dari pemerintah pusat maupun provinsi, kemudian lansia yang terlantar, serta disabilitas.

Kriteria lainnya adalah sektor informal yang terputus usahanya akibat wabah corona. Semisal PKL (pedagang kaki lima), penjual sayur dan sejenisanya. Juga jasa angkutan umum seperti pengemudi dan tukang ojek, lalu sektor industri kecil yang terputus produksinya karena wabah tersebut, serta buruh tani dan warga miskin yang tidak mempunyai NIK (nomor induk kependudukan). [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar