Politik Pemerintahan

Warga Pulau Bawean Keluhan Pelayanan e-KTP ke Ketua Dewan

Gresik (beritajatim.com)- Warga Pulau Bawean Kabupaten Gresik mengeluhkan pelayanan pembuatan e-KTP ke Ketua Dewan (DPRD). Mereka mengeluh harus menyeberangi pulau untuk mengurus administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Gresik.

Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani menuturkan terkait dengan keluhan ini. Dirinya, sudah mencatat poin pertemuan yang dilakukan di kantor kecamatan Sangkapura ini. Bersama Camat Sangkapura, Hamim, seluruh kepala desa se-Kecamatan Sangkapura dan Direktur rumah sakit (RS) Umar Mas’ud.

“Pencatatan administrasi di Pulau Bawean yang kurang maksimal. Hal ini membuat masyarakat Bawean masih banyak yang belum mencetak blangko e-KTP. Waktunya habis hanya digunakan mengurus di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil),” tuturnya, Selasa (17/03/2020).

Ia menambahkan, dengan masih banyaknya warga Pulau Bawean yang belum memiliki e-KTP. Dirinya, akan berkordinasi dengan komisi 1 menangani permasalahan ini.

“Pelayanan pencatatan Dispendukcapil kurang maksimal nanti ditangani oleh Komisi 1,” imbuhnya.

Selain permasalahan pelayanan e-KTP. Warga setempat juga mengeluhkan belum adanya penerangan jalan umum di Pulau Gili Noko. Sebab, saat ini masih gelap jika malam hari. Padahal, Pulau Gili Noko merupaka  spot wisata yang bagus di Pulau Bawean.

“Warga berharap di Gili Noko sudah ada aliran listrik nya semua, terkait tempat pembuangan sampah terpadu di bawean tahun depan sudah ada nanti itu catatan Komisi III,” ungkap Fandi Akhmad Yani. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar