Politik Pemerintahan

Warga Panjang Jiwo Apresiasi Bantuan Sembako dari Cak Machfud Selama Pembatasan Sosial

Surabaya (beritajatim.com) – Warga Kelurahan Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya mengaku bahagia mendapat bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainya dari Cak Machfud.

“Saya sangat senang sekali, mendapat bantuan sembako dari Pak Machfud,” ujar Sonah warga Panjang Jiwo.

Sonah mengaku, di tengah pandemi Corona ini, bantuan berupa kebutuhan pokok macam ini sangat menolong dirinya. “Sekarang lagi musim Corona, dagangan saya sepi, Alhamdulillah dapat bantuan sembako dari Cak Machfud, sangat membantu,” ujar Sonah.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kosim (63), warga Panjang Jiwo. Kosim mengatakan bantuan berupa sembako ini sangat berarti untuk dirinya dan keluarganya.

Kosim yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online ini mengaku belakangan ini pendapatannya turun drastis disebabkan Virus Corona.

“Pendapatan saya ngojek akhir-akhir ini sangat miris, susah memenuhi kebutuhan sehari-hari, Alhamdulillah ada bantuan dari Cak Machfud,” ujar Kosim.

“Sedikit membantu di tengah pendapatan saya yang sedang anjlok karena Corona,” tambahnya.

Sementara Cak Machfud sendiri mengatakan, bantuannya itu ditunjukan semata-mata untuk membantu meringankan beban masyarakat selama isu Corona ini. Hal tersebut dilakukan untuk membantu pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat selama berada dalam kondisi pembatasan sosial. “Kegiatan ini saya lakukan untuk membantu masyarakat ditengah krisis Corona ini” ujar Cak Machfud

“Semoga dengan dipenuhinya kebutuhan masyarakat, mereka mengurangi aktifitasnya di luar rumah, semoga juga hal itu membuat tali penyebaran Corona segera terputus,” tutup Cak Machfud.

Hingga kini, jumlah warga Indonesia yang terkonfirmasi positif terkena Virus Corona sebanyak 1285 orang, 1107 dalam perawatan, 64 sembuh dan 114 meninggal dunia.

Sedangkan di Jawa Timur, jumlah kumulatif terdapat di Surabaya 40 orang, Sidoarjo 9 orang, Magetan 9 orang, Kabupaten Malang 5 orang.

Kota Malang 3 orang, Gresik 2 orang, Situbondo 2 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, Kota Kediri 1 orang, Batu 1 orang, Lumajang 1 orang, Jember 1 orang, Blitar 1 orang.

Dari jumlah itu, sama jumlah pasien sembuh maupun pasien meninggal di Jatim tak mengalami peningkatan, yakni sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan 4 orang di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia. (hen/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar