Politik Pemerintahan

Warga Kidul Pasar Kota Malang Sepakat Tolak Politik Uang

Malang (beritajatim.com) – Maraknya politik uang atau money politik disepakati warga Kampung Kidul Pasar atau Jalan Prof Mohammad Yamin, Sukoharjo, Klojen, Kota Malang dengan membuat gerakan anti politik uang.

Warga secara swadaya memasang poster dan spanduk berisiakan ajakan tolak politik uang. Spanduk itu terpasang disudut-sudut perkampungan. Ada 76 poster yang dipasang di dua RW yakni RW 07 dan RW 06 Kelurahan Sukoharjo.

“Berawal dari maraknya money politik, dan kekhawatiran, bahwa money politik menjadi tradisi. Pro kontra itu ada, tapi dengan pendekatan kami mereka mau menerima itu. Dan kami sepakat menamakan ini sebagai gerakan moral,” kata Ketua RT 03 RW 07 Aswin Muzaki, Selasa, (16/4/2019).

Selain poster dan spanduk, warga juga secara gotong royong membeli 50 buah kamera CCTV. 50 kamera ini terpasang di sudut-sudut strategis kampung. CCTV berfungsi sebagai pemantau gerak-gerik Caleg maupun Tim Suskes yang mencoba merayu warga dengan politik uang.

“Karena kami sepakat menolak money politik, bentuk keseriusan kami adalah memasang spanduk, poster dan CCTV. Kamera ini bakal melihat aktivitas caleg maupun timses, ada 6 server yang memantau 50 kamera,” papar Aswin.

Dalam gerakan sosial ini, warga juga mengikut sertakan dua ormas besar yakni Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah. Sebab, sebagian besar warga kampung ini berasal dari kalangan nahdliyin dan juga muhammadiyah. Peran tokoh masyarakat sekitar juga turut membuat warga sepakat bahwa kampung ini harus bersih dari politik uang.

“Berawal dari maraknya money politik, dan kekhawatiran, bahwa money politik menjadi tradisi. Jika terindikasi money politik kami akan melaporkan terutama ke polisi atau pihak terkait kalau memang ada warga wajib melaporkan dan jika menemukan kita bawa ke pihak terkait,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar