Politik Pemerintahan

Warga Jember Berpendidikan Rendah Paling Banyak Pilih Cabup Faida

Jember (beritajatim.com) – Kelas menengah terpelajar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, enggan memilih calon bupati petahana Faida, dalam pemilihan kepala daerah tahun ini. Pemilih Faida mayoritas adalah warga yang berpendidikan rendah dan tak berpendidikan.

Demikian hasil survei Politika Research and Consulting (PRC) yang dirilis resmi, Sabtu (5/12/2020). Dalam survei tersebut, Faida unggul di kalangan pemilih tidak bersekolah (55,6 persen), tidak tamat SD atau sederajat (42,3 persen), tamat SLTP atau sederajat (39,4 persen)m dan tamat SD atau sederajat (37,4 persen).

Sementara pasangan Hendy Siswanto dan Firjaun Barlaman lebih banyak didukung kelas menengah terpelajar, yakni lulusan akademis, sarjana, pascarsarjama. dan tamatan SLTA atau sederajat.

Fakta kuatnya dukungan kelas menengah ini bisa dilihat pula dari penghasilan rumah tangga pemilih. Sebanyak 44,4 persen pemilih Hendy – Firjaun berpenghasilan lebih dari Rp 3,5 juta, 40,3 persen berpenghasilan Rp 750 ribu – Rp 1,5 juta, 32,5 persen berpenghasilan 32,5 persen.

Sementara sebanyak 43,5 persen pendukung Faida berpenghasilan kurang dari Rp 750 ribu dan 33,3 persen berpenghasilan Ro 1,5 – 2,5 juta, sama seperti persentase pendukung Hendy – Firjaun.

Pendukung terbanyak Abdus Salam – Ifan Ariadna berasal dari responden berpenghasilan Rp 2,5 – 3,5 juta. Sementara dari aspek pendidikan, pendukung terbanyak duet ini adalah tamatan SD dan sederajat sebanyak 16,1 persen.

Hasil ini diperoleh dari jajak pendapat yang dilaksanakan pada 26 November- 2 Desember 2020. Jajak pendapat ini melibatkan sampel 500 responden yang tersebar secara proporsional di 31 kecamatan dari 50 desa yang terpilih secara acak sebagai basis survei.

Metode survei yang digunakan adalah multi-stage random sampling, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. “Adapun rentang Margin of Error (MoE) dalam survei PRC adalah sebesar 4,5 persen,” kata Direktur Riset PRC Miftahul Munir, dalam konferensi pers di Kafe MyWay, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (5/12/2020).

PRC melakukan supervisi secara berlapis melalui koordinator lapangan dan supervisor, serta dilakukan respondents check sebesar 20 persen dari total responden untuk memastikan kualitas survei.

“Berdasarkan hasil data survei kami, dengan selisih hanya 0,6 persen sampai dengan 1,4 persen, baik petahana Faida – Oktavianto maupun penantang Hendy – Gus Firjaun sama-sama memiliki peluang yang besar untuk menang,” kata Munir. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar