Politik Pemerintahan

Walikota Kediri Godok Aturan Wajib Pakai Masker

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menerima bantuan dari Anggota DPR RI Nurhadi Sekti Mukti untuk penanganan Covid-19 di Kota Kediri.

Kediri (beritajatim.com) – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menerima bantuan dari Anggota DPR RI Nurhadi Sekti Mukti untuk penanganan Covid-19 di Kota Kediri. Bertempat di depan Command Center Balaikota Kediri, bantuan yang diserahkan berupa 8.000 masker kain, 2.000 masker medis, 24 botol hand sanitizer, dan 36 karton Jamu Kowe. Pemberian bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap penanganan virus Korona atau Covid-19 terus berdatangan.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengapresiasi bantuan yang telah diberikan kepada Kota Kediri. Dengan bantuan yang diberikan dapat membantu penanganan Covid-19 di Kota Kediri. Salah satunya bantuan masker yang saat ini memang dibutuhkan. Dimana Pemerintah Kota Kediri juga memesan masker kain dari UMKM untuk menggerakkan perekonomian.

“Terima kasih kepada Pak Nurhadi Sekti Mukti anggota DPR RI dari Dapil VI. Ini program yang sangat membantu sekali bagi Pemerintah Kota Kediri. Nanti masker ini akan kita distribusikan kepada warga. Nanti dari kita akan ada tim yang turun kalau ada orang yang tidak pakai masker kita kasih. Khususnya dikampung-kampung dan kita akan kerjasama dengan pak Lurah. Karena Pak Lurah tahu siapa saja yang belum punya masker. Kita akan distribusikan dan mudah-mudahan sudah merata di Kota Kediri,” ujarnya.

Mengenai penggunaan masker, Walikota Kediri yang populer disapa Mas Abu ini menjelaskan akan dibuat peraturan bahwa di Kota Kediri wajib menggunakan masker. Dengan penggunaan masker diharapkan penularan Covid-19 di Kota Kediri dapat ditekan seminimal mungkin.

“Dengan menggunakan masker kita bisa menekan penularannya lebih dari 70% kalau dari data yang kita baca. Pun nanti akan ada beberapa protokol kesehatan yang kita perketat dan perbaiki lagi. Supaya nanti warga di pasar atau di mall harus berjarak. Ini kita sedang mengkonsep. Untuk aturannya bisa dalam bentuk perwali atau bentuk surat edaran. Yang penting edukasinya ke warga agar menggunakan masker dan melakukan pola hidup bersih dan sehat. Ini masalah edukasi tapi tetep harus ada suratnya,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Nurhadi Sekti Mukti mengatakan pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepeduliannya terhadap penanganan Covid-19 di Kota Kediri. “Saya yang memang ber-KTP di Kota Kediri saya harus peduli dengan kota saya. Hari ini saya berikan 10.000 masker, hand sanitizer, dan jamu tradisional untuk penguat imun. Mungkin bisa diberikan Pak Wali kepada petugas yang bertugas di lapangan. Karena tugasnya maha berat dan tidak mengenal waktu maka kesehatan harus dijaga. Kebetulan dari 575 anggota DPR saya ditunjuk sebagai salah satu anggota Timwas penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Nurhadi Sekti Mukti juga mengapresiasi berbagai upaya maupun kebijakan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Kediri dalam menanganai Covid-19. Ia menilai kebijakan yang dilakukan sangat sigap dan tanggap. “Kebetulan saya ada di komisi VIII terkait sosial. Kalau saya keliling dapil VI daerah yang lebih dulu memberikan bantuan sosial melalui APBD itu Kota Kediri yang dinamakan Kartu Sahabat. Insya Allah selama kita saling mendukung selama kita kompak tidak saling menghujat Kota Kediri kondusif dan kita harus dukung kebijakan Pak Wali. Termasuk warga Kota Kediri yang keluar rumah wajib pakai masker,” pungkasnya. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar