Politik Pemerintahan

Muncul Kasus Baru dari Ibadah Pemberkatan Doa di Klinik Kesehatan

Walikota Kediri Berharap Warga Terus Terang Soal Covid-19

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Kediri (beritajatim.com) – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar berharap warga Kota Kediri mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan jujur pada pemerintah. Abdullah Abu Bakar mengumumkan melalui unggahan di Instagram story pada hari ini, Kamis (9/7/2020).

“Hari ini yang hadir hanya 15 orang, padahal dari informasi yang saya dapat ada 34 warga yang hadir, termasuk 7 orang pendeta dari Jakarta,” kata Abdullah Abu Bakar.

“Saya menghimbau warga yang hadir dan belum mengikuti rapid test segera menghubungi Media Center Covid-19 Kota Kediri di nomor 08113787119, bisa melalui WhatsApp,” jelas Mas Abu, sapaan akrab walikota.

Kasus baru ini muncul dari ibadah pemberkatan doa di Klinik El Shadai, JL Mangga di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri. Padahal, untuk melaksanakan ibadah, sebuah rumah ibadah harus mendapatkan persetujuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, sementara ini warga melaksanakannya di klinik kesehatan.

“Sampai hari ini sudah ada 3 orang yang positif berdasarkan hasil swab test, kami menunggu hasil tes dari 15 orang yang hadir untuk menjalankan rapid test tadi,” tambah juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr. Fauzan Adima M.Kes. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar