Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Wali Kota Sutiaji Libatkan Perguruan Tinggi tekan Angka Pengangguran di Malang

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang (beritajatim.com) – Angka pengangguran menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemerintah Kota Malang. Kurangnya lapangan pekerjaan menjadi pemicu terjadinya pengangguran terbuka.

Dalam menangani persoalan ini, Wali Kota Malang, Sutiaji, menggandeng Politeknik Negeri Malang untuk menciptakan sumber daa manusia berkualitas. Langkah ini guna menjawab tantangan untuk menekan angka pengangguran terbuka ini.

“Kita harus dapat menjawab pengangguran terbuka, maka kami Pemerintah Daerah menjadi kepanjangan tangan Pemerintah Pusat, harapannya adalah bagaimana memberikan kontribusi dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi sehingga bagaimana vokasi ini bisa memberikan kekuatan yang lebih,” kata Sutiaji, Selasa, (24/5/2022).

Menurut Sutiaji, revolusi paradigma pendidikan menjadi salah satu kunci menjawab tantangan tersebut. Tujuan utama yang ingin diraih yaitu agar bonus demografi yang akan diterima Indonesia ke depan dapat dimanfaatkan menjadi potensi untuk pembangunan yang lebih baik.

“Maka sudah saatnya kita revolusi paradigma pendidikan. Dan Alhamdulillah sudah dimulai dari kurikulum merdeka belajar,” imbuh Sutiaji.

Sutiaji menekankan pemerintah daerah dengan perguruan tinggi harus saling berkolaborasi, bekerja sama dan saling mengisi ruang. Sehingga dapat menjawab segala kebutuhan masyarakat.

“Maka sesungguhnya ini harus dilakukan bersama-sama. Output, input, dan proses terus menerus kami dilibatkan. Dengan cara tadi, kurikulum dibuat bersama-sama, apalagi saat ini sudah merdeka belajar,” ujar Sutiaji.

Selanjutnya, Sutiaji berharap kurikulum perguruan tinggi di Kota Malang tidak semata menciptakan lulusan yang siap kerja. Lebih dari itu, mampu melahirkan generasi terampil dan berwawasan luas yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Harapannya, anak-anak begitu lulus, pasar bisa menangkap. Serta sudah saatnya kita munculkan entrepreneur-entrepreneur yang hebat. Terlebih Malang gudangnya anak-anak start up. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat memberikan akses kepada masyarakat, sehingga tingkat pengangguran terbuka di Kota Malang dapat berkurang,” tandasnya. (luc/beq)

 

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar