Politik Pemerintahan

Wali Kota Mojokerto Perbolehkan Dana BOS Bisa untuk Beli Paket Data

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkot Mojokerto kembali memperpanjang masa belajar dari rumah bagi seluruh siswa mulai jenjang PAUD hingga SMP negeri dan swasta.

Kebijakan pendidikan dalam masa darurat Covid-19 itu berlangsung hingga 1 Juni mendatang yang sebelumnya berakhir Selasa, 21 April 2020 lalu.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan dengan memperhatikan perkembangan Covid-19 saat ini, maka perlu diperpanjang hingga enam minggu mendatang.

“Pelaksanaan belajar dari rumah dilakukan hingga 1 Juni 2020. Selama rentang waktu tersebut, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung,” ungkapnya, Rabu (29/4/2020).

Namun dengan memprioritaskan kualitas pembelajaran serta memperhatikan kurikulum pendidikan. Hanya saja, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), tetap dilakukan tanpa tatap muka secara langsung, melainkan melalui mekanisme dalam jaringan (daring) maupun media televisi.

“Pada prinsipnya tidak memberatkan siswa maupun orang tua yang mendampingi anak-anak. Oleh karena itu, sekolah bisa mengalokasikan kebutuhan selama KBM melalui daring atau online tersebut dengan menggunakan dana Bantuan Operasional (BOS). Dana BOS┬ábisa dipergunakan untuk membeli pulsa guna menunjang kebutuhan jaringan internet bagi guru maupun siswa,” katanya.

Dana yang bersumber dari pusat itu bisa dipergunakan untuk membeli pulsa guna menunjang kebutuhan jaringan internet bagi guru maupun siswa. Dengan catatan, alokasi tersebut diberlakukan saat pengalihan pembelajaran dari rumah selama masa darurat Covid-19.

“BOS bisa digunakan untuk paket data internet bagi guru dan juga sekolah. Penggunaan dana itu sesuai dengan Permendikbud tentang Perubahan Atas Permendikbud 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler,” pungkasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar