Politik Pemerintahan

Wali Kota Mojokerto Gelar Mutasi Pejabat di Eks Pasar Loak

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat melantik 12 pejabat administrator dan pengawas di Lingkungan Pemkot Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Mutasi kembali digelar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari jelang pergantian tahun. Sebanyak 11 pejabat administrator dan pengawas di Lingkungan Pemkot Mojokerto dilantik secara outdoor di Pasar Rakyat Jalan Prapanca Kelurahan Mentikan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto.

Pelantikan sejumlah pejabat ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Mojokerto nomor 821.2/64/417.403/2019 tentang pengangkatan dalam jabatan struktural. Adapun pejabat administrator yang dilantik adalah Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, Sidiq yang sekarang menjabat sebagai menjadi Inspektur Pembantu II pada Inspektorat Kota Mojokerto.

Arifaini Yahya sebelumnya Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosiaĺ pada Dinas Sosial (Dinsos) dan Albertus Endra Antariksanta sebelumnya Kepala Bidang Pelayanan non Perizinan pada DPMPTSP menjadi Kepala Bidang Pendapatan pada BPPKA.

Pengambilan sumpah di penghujung tahun 2019 ini, diharapkan Ning Ita (sapaan Wali Kota, red) mampu membawa perubahan bagi perkembangan Kota Mojokerto menjadi kota pariwisata. Ning Ita berpesan kepada seluruh pejabat yang baru mengemban tugas untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, jabatan yang diemban harus disyukuri dan dilaksanakan dengan ikhlas, dedikasi serta loyalitas kepada bangsa, negara dan masyarakat. “Karena seyogianya ASN adalah pelayan masyarakat,” pesannya.

Pengambilan sumpah jabatan yang diselenggarakan di ruang terbuka ini, merupakan kedua kalinya yang diterapkan oleh Pemkot Mojokerto. Dengan mengambil tempat di pasar tradisional, diharapkan nantinya para aparatur sipil negara ini, mampu menjadi pelayan yang mengabdikan kesetiaannya untuk masyarakat.

“Ini merupakan bentuk pembenahan dan pemantapan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja,” katanya, Selasa (31/12/2019).

Usai melantik 11 pejabat, Ning Ita ditemani oleh Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto, segenap jajaran Forkopimda dan OPD meninjau bangunan Pasar Rakyat yang telah direnovasi. Pasar yang dulunya menjadi pusat perdagangan barang-barang bekas atau pasar loak ini nantinya akan difungsikan sebagai pasar umum.

Sedangkan untuk pedagang barang-barang bekas yang sebelumnya berada di Pasar Rakyat, akan diberikan tempat khusus sebagai pusat Pasar Loak di Mojokerto. Usai meninjau lokasi Pasar Rakyat, Ning Ita dan jajaran melanjutkan memeriksa bantaran Sungai Ngotok yang bersebelahan dengan Pasar Rakyat. Dimana, nantinya sepanjang aliran sungai tersebut akan menjadi kawasan Wisata Bahari.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar