Politik Pemerintahan

Wali Kota Malang dan 25 ASN Dinyatakan Positif, Kini 15 ASN Terindikasi Covid-19

Balai Kota Malang.

Malang(beritajatim.com) – Selama masa pandemi Covid-19 hingga saat ini sudah ada 25 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang pernah terkonfirmasi Covid-19. Mereka kini sudah dinyatakan sehat, dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Terbaru, Wali Kota Malang, Sutiaji mengumumkan dirinya positif Covid-19. Kemudian 15 ASN dinyatakan reaktif sebanyak dua kali setelah melakukan rapid test. Ada indikasi mereka terkonfirmasi positif COVID-19. Kini mereka pun sedang menunggu hasil uji swab.

“Total ASN yang pernah dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 25 orang. Ini kasus lama dan semua sudah sembuh. Mereka sudah bekerja seperti biasa,” kata Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto, Rabu, (2/12/2020).

Baca Juga:

    Nur Widianto mengungkapkan, bahwa total 25 ASN yang sempat dinyatakan positif itu di luar 15 ASN yang reaktif. Total, saat ini di lingkungan Pemkot Malang ada sebanyak 7 ribu ASN. 25 ASN yang pernah dinyatakan positif bertugas di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

    “Di Pemkot Malang ada 7 ribu ASN. ASN yang pernah dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 25 orang itu dari Dinsos, Disporapar, Puskesmas atau tenaga medis,” ujar Nur Widianto.

    Rencana pendek yang dilakukan oleh Pemkot Malang adalah melakukan rapid test massal. Bagi ASN yang reaktif akan langsung di swab PCR. Fokus utama yang di rapid test adalah di lingkungan Balai Kota Malang.

    “Setelah ini rapid test massal dan akan berjenjang, bila ada yang reaktif baru diarahkan ke PCR (uji swab). Fokus utama di Seketeris Daerah dan sudah dilakukan. Sementara belum ada rencana PCR massal,” tandas Nur Widianto. (luc/ted)

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=5wAFJRVGntw[/embedyt]



    Apa Reaksi Anda?

    Komentar