Politik Pemerintahan

Wakil Ketua LAZIS PBNU Ini Puji TNI/Polri Gencar Operasi Yustisi Masker

Surabaya (beritajatim.com) – Perlunya menyaring dan memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat memang sudah sepatutnya di negara penganut paham demokrasi seperti Indonesia saat ini.

“Akan tetapi, sebagai bangsa yang besar kita juga sepatutnya memilah dan memilih dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Belum tentu juga masyarakat kita yang mayoritas tinggal di pedesaan memikirkan hal itu,” kata Ubaidillah Amin Moch, Wakil Ketua LAZIS PBNU melalui rilisnya kepada media, Jumat (2/10/2020).

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Kaliwining Jember ini, fakta di lapangan, pemerintah baik pusat maupun daerah dibantu oleh aparat tidak kurang-kurang memberikan edukasi terkait pencegahan penularan Covid-19 di daerah.

Baca Juga:

    “Bahkan, membagikan jutaan masker ke masyarakat. Tetap, masyarakat masih banyak yang tidak menggunakan masker, dengan cueknya mereka bilang susah napas, di sawah nggak ada Covid-19 dan lain sebagainya. Saya dan beberapa tokoh agama yang saya kenal baik itu muslim ataupun non muslim memuji apa yang dilakukan oleh Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dengan meminta TNI/Polri turun ke lapangan secara massif melaksanakan operasi yustisi penggunaan masker dan hukuman kepada masyarakat berupa sanksi sosial dan juga olah raga di tempat dengan cara-cara yang humanis,” jelasnya.

    “Bukan hanya itu saja, saya melihat dan mendapatkan laporan berupa video dari para putra kiai di Jawa Timur, khususnya Kapolda Jatim langsung turun ke pesantren-pesantren di seluruh Jatim untuk memberikan edukasi dan bantuan alat-alat protokol pencegahan Covid-19,” imbuhnya.

    Dia menjelaskan, hidup di negara demokrasi yang besar, di mana semua orang sudah sepatutnya punya dasar demokrasi sendiri yang sesuai dengan attitude, culture negara, dan bukan mengadopsi dari negara lain. “Meskipun itu baik, karena baik buat mereka, belum tentu baik buat kita,” pungkasnya. (tok/kun)





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar