Politik Pemerintahan

Wakil Gubernur: Sisi Bangkalan Juga Harus Dibuka Swab Massal

Surabaya (beritajatim.com) – Pasca blokade kendaraan roda dua dan empat yang masuk dari Madura ke Surabaya, hingga pukul 20.45, swab antigen terus dilakukan oleh petugas kesehatan. Yang menarik, para petugas kesehatan ini melakukan jemput bola kepada para kendaraan berplat luar Surabaya yang melintasi kawasan Suramadu.

Meski kondisi mengular dari pintu keluar, petugas kesehatan ini terus melakukan swab dari mobil satu ke mobil lainnya secara random dan bergantian. Begitu pula untuk kendaraan roda dua mereka terpaksa harus berhenti untuk dilalukan swab di beberapa meja yang telah disediakan.

Secara bersamaan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak yang tengah memantau kondisi para pengendara yang melakukan swab mengatakan jika pemerintah tak ingin penyebaran semakin meluas dengan kondisi seperti ini, sehingga harus ada penyekatan efektif di kaki Bangkalan.

Tentu hal ini akan ditinjau oleh pemerintah apakah dari sisi Bangkalan siap untuk melakukan hal yang sama atau tidak. Harusnya dari sisi Bangkalan bisa mengatur kendaraan yang boleh lewat supaya tidak menumpuk, tapi juga dilakukan screening.

“Kita juga ingin menjaga penyebrangan di Suramadu ini jangan sampai ada penyebaran covid. Itulah sebabnya dari tadi pak wali sejak kemarin malam dengan bu kapolres, danrem, wakapolda sudah melakukan upaya maksimal. Kami akan tinjau oleh kami semua dan untuk mempersiapkan bu gubermur nanti akan memastikan kesiapan finalnya dengan pangdam dan kapolda. Supaya di sisi bangkalan siap, bukan hanya mengatur berapa mobil yang boleh lewat supaya tidak numpuk, tapi juga dilakukan screening disisi bangkalan,” ungkap Emil, Minggu (6/6/2021).

Sementara disinggung terkait hasil swab para pengendara sebanyak 17 positif dan 70 reaktif, Emil memastikan tidak ada penyebaran Covid 19. “Tentu masih ada urgency. Tapi tantangan saat ini adalah kalau semua yang dites disini, berat. Makanya kita atur, apakah plat Madura semua dites. Kalau berbasis KTP juga agak sulit. Maka, mungkin berbasis plat nomer ditahan di sana (Bangkalan) dan sebagian disini,” tutup Emil.

Rencananya dari hasil koordinasi Pemerintah Kota Surabaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan membangun Rumah Sakit Lapangan di dekat Suramadu sisi Madura yang ditujukan bagi pengendara yang hasilnya Positive Covid 19 dari hasil swab antigen on the spot. Rencananya selana kasus Covid 19 di Kabupateb Bangkalan masih tinggi penyekatan dan wajib swab ini tetap akan dilakukan.[way/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar