Politik Pemerintahan

Wagub Jatim dan APPSI Siapkan Pasar Tradisional Percontohan

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa timur dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Surabaya siapkan pasar percontohan untuk dalam menghadapi masa transisi new normal.

Pengecekan dilakukan secara langsung menuju pasar Gununganyar dan pasar Nambangan Kenjeran “Berkaca dari wilayah lain di Indonesia, pedagang pasar memiliki kerawanan yang cukup tinggi untuk tertular Covid 19,” jelas Emil.

Kondisi pasar di Gununganyar dan Nambangan Kenjeran sudah baik dalam menerapkan protokool kesehatan dan pedagang tertib menggunakan alat pelindung diri “Disini kita membutuhkan peran APPSI untuk mendukung protokol kesehatan di pasar tradisional,” ungkap suami Arumi Bachsin.

Emil dardak mengapresiasi pedagang yang sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik “Kami mengajak kepada pembeli dipasar untuk tertib menggunakan masker dan cuci tangan jadi bukan hanya pedagang saja yang tertib menerapkan protokol kesehatan,” ajak Emil.

Kondisi pasar berbeda dengan pabrik sehingga butuh perhatian khusus. “Kalau pabrik kan pekerja yang datang setiap harinya itu-itu saja berbeda dengan pasar pembelinya bisa dari mana saja,” ungkap Emil.

APPSI pun sedang memastikan kesiapan pasar tradisional menerpakan protokol kesehatan. “Kami ingin pasar tradisional yang _selamet_ dalam artian menggunakan masker, face shield, dan cuci tangan,” jelas Kemas APPSI Surabaya.

“Saya melihat dua pasar di Gunung anyar dan Nambangan Kenjeran ini sudah baik dalam menerapkan protokol kesehatan, kedepannya dapat dijadikan percontohan,” jelas Kemas APPSI Surabaya.

“Pasar tradisional harus berani melawan Covid 19, secara bergotong royong agar semua sehat,” ajak Kemas APPSI Surabaya.[rea/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar