Politik Pemerintahan

Wagub Emil Tenangkan Pedagang Terkait Molornya Pembangunan Pasar Legi

Wagub Emil Dardak dan istrinya mengunjungi lokasi pembangunan pasar legi pada Minggu (22/12/2019).(foto : Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Belum jelasnya jadwal pembangunan ulang (rebuild) pasar legi, membuat wakil gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Dardak prihatin. Wagub dan istrinya Arumi Bachsin pada Minggu (22/12/2019) kemarin, mengunjungi lokasi yang akan dibangun pasar legi dan menemui pedagang pasar relokasi di Eks RSUD.

“Kedatangan Wagub Emil dan istrinya kemarin memang mendadak, saya dihubungi dari Bakorwil Madiun dan Humas Ponorogo untuk mendampingi beliau,” kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkum) Ponorogo Addin Andanawarih, Senin (23/12/2019).

Selain untuk meninjau lokasi, kedatangan mantan bupati Trenggalek tersebut juga untuk menenangkan para pedagang yang resak, karena sudah hampir tutup tahun pasar legi tak kunjung dibangun.

Wagub Emil, kata Addin juga ikut memperjuangkan untuk disegerakan pembangunan pasar tersebut. Bukan hanya pasar legi saja, pihaknya juga memperjuangkan 2 pembangunan pasar lainnya di Jawa Timur, yakni di Trenggalek dan Malang. “Jadi pembangunan pasar itu ada 3 di Jawa Timur, selain Ponorogo juga ada di Trenggalek dan Malang,” kata Addin.

Emil sudah berkomunikasi ke PUPR juga satker PUPR di Surabaya Balai Lelang Provinsi (BLP). Emil menyebut jika pada pertengahan bulan Januari 2020 sudah akan teken kontrak. Sehingga akan segera dilakukan pembangunan. “Saya gak paham teknis, tapi intinya Pak Wagub menyampaikan progresnya bisa dilihat secara online. Insyallah pertengahan Januari sudah penandatangan kontrak. Setelah itu on the track pembangunan,” katanya.

Addin menyebut berlarut-larutnya waktu pembangunan pasar legi, terkendala pada tahap evaluasi kepada para peserta lelang. Khusus untuk Ponorogo, evaluasinya bisa 5 kali. “Kami selalu inten menanyakan kapan pembangunannya, kepada pejabat pembuat komitmen di satker Surabaya. Karena kendalanya ya ditahap evaluasi itu,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar