Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Wagub Emil Resmikan Bangunan Pasar Pon Trenggalek

Wagub Jatim Emil Dardak Resmikan Pasar Pon Trenggalek

Trenggalek (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc., resmikan bangunan Pasar Pon Trenggalek, Selasa (9/2/2021). Ikhwalnya Pasar Pon akan diresmikan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, namun karena berhalangan hadir kqrena harus mengikuti agenda rapat dengan Presiden Joko Widodo, sehingga peresmian Pasar Pon dilaksanakan oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak.

Pelaksanaan peresmian sendiri dilaksanakan secara virtual di Gedung Smart Center, terhubung dengan Dirjen Cipta Karya serta beberap tamu undangan lainnya. Pasalnya trend kasus Covid 19 masih cukup tinggi.

Diharapkan dengan diresmikan, Pasar Pon bisa membawa angin segar kebangkitan perekonomian Trenggalek dimasa pandemi.

Menurut Wagub Jatim ini, banyak pihak yang turut berperan membantu sehingga bangunan Pasar Pon bisa terwujud. Beberapa nama termasuk beberapa kementrian disebut oleh Wagub Jatim ini dalam sambutannya, guna menunjukkan beberapa orang dan instansi yang cukup berperan membantu terbangunnya Pasar Pon.

Tidak kalah penting ungkap suami Arumi Bachsin itu, “terbitnya Perpres sehingga ada titipan kewenangan untuk Dirjen Cipta Karya membangunkan pasar yang cukup representatif untuk masyarakat Trenggalek,” ucapnya.

Hal ini dibenarkan oleh Dirjen Cipta Karya, Ir Diana Kusumawati, MT. Salah satu pejabat di Kementrian PUPR ini menceritakan secara gamblang alur cerita dimana Kementriannya diberikan amanah tambahan untuk memebangun beberapa sarana dan prasaranaguna mendorong percepatan ekonomi wilayah.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Bupati Trenggalek Mohammad Nur Arifin

Diantaranya sesuai amanah perpres, yang didalamnya ada beberapa bangunan pasar, diantaranya Pasar Pon dengan konsep Green Building.

Dirjen ini berpesan semoga dengan percepatan serah terima dan serah kelolan Pasar Pon secara virtual ini mampu memulihkan perekonomian masyarakat di Trenggalek.

Wagub Emil dalam peresmin ini juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada para pihak yang turut membantu terwujudnya bangunan Pasar Pon Trenggalek.

Hal ini juga diamini oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. Pemimpin muda Trenggalek itu sangat berterima kasih kepada para pihak yang telah membantu terbangunnya sarana dan prasarana Pasar Pon.

“Patut disyukuri dengan segala upaya akhirnya Pasar Pon masuk dalam Perpres. Setelah itu tahun 2020 mulai dibangun oleh Kementrian PUPR dan hari ini bisa diserah terima dan diserah kelolakan kepada Pemkab Trenggalek,” tandasnya.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Bupati Trenggalek Mohammad Nur Arifin

Ide Pasang Solar Cell di Atap Pasar Pon

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Apresiasi ini diberikan atas permintaan ijin Bupati Arifin kepada Kementrian PU untuk memanfaatkan atap untuk pemasangan Solar Cell. Pemasangan ini ditujukan untuk meringankan biaya operasional pasar itu sendiri. Mengingat akan ada penggunaan Lift dalam bangunan pasar 2 lantai itu.

“Kami minta ijin untuk menggunakan Solar Cell pada rangkaian atap, untuk menghemat biaya operasional,” ungkap Bupati Arifin dalam sambutannya.

Apalagi imbuh pria ini, “nanti akan ada lift, tentunya oprasionalnya akan cukup berat untuk sekelas APBD Trenggalek,” imbuhnya. Tentunya kami tidak bisa memasang tarif mahal kepada pedagang karena itu akan memberatkan pedagang dalam kondisi seperti ini, tutup Nur Arifin.

Mengapresiasi langkah Bupati Trenggalek itu, Emil Dardak menilai langkah ini sebagai suatu upaya yang baik. Selain menghemat operasional langkah yang dilakukan sesuai konsep green building yang diterapkan di Pasar Pon.

“Pak bupati tadi punya ide yang cukup baik untuk penghematan. Dalam sisi management tentunya akan semakin berkembang dengan back practice management seperti pemakaian solar cell,” ungkap Emil Dardak.

Wagub Emil juga mengusulkan, karena susana masih pandemi rekan-rekan dari activities intelegent akan menyumbangkan camera CCTV kepada Bupati Trenggalek untuk mendeteksi penggunaan masker. Akurasi dari alat ini cukup tinggi, antara 85 hingga 88%. Diharapkan dengan CCTV ini bisa membantu menekan angka penyebaran Covid 19. [nm/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar