Politik Pemerintahan

Wagub Emil Ingin SK Kehutanan Sosial Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak berharap SK terkait Kehutanan Sosial agar bisa digunakan untuk melestarikan hutan dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Ini disampaikannya dalam kunjungan dan silaturrahmi yang dilakukan dengan Kepala Divisi Regional Perhutani Jawa Timur di Kantor Wakil Gubernur Jawa Timur, Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (22/4/2021).

Seperti diketahui bersama bahwa pada bulan Januari, Presiden RI Joko Widodo menyerahkan SK Kehutanan Sosial kepada beberapa kelompok masyarakat. “Nah, bagaimana SK Kehutanan Sosial ini dikawal ke depannya agar tidak berhenti di SK saja, tetapi menjadi sesuatu yang melestarikan hutan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Emil.

Selanjutnya Wagub yang hobi bermain piano ini juga menambahkan yang tidak kalah penting adalah kaitan UU Cipta Kerja dengan sinergi pengurusan kawasan hutan untuk proyek strategis nasional.

“Ini kita sedang menunggu peraturan turunan terkait UU Cipta Kerja dengan sinergi pengurusan hutan untuk proyek strategis nasional dan kita mengapresiasi gerak cepat dari kementerian LHK yang telah merumuskan peraturan turunannya,” tuturnya.

Wagub muda ini juga menambahkan dalam pertemuan tersebut juga membahas tentang mitigasi risiko bencana yang mempunyai tantangan kondisi tanah yang tidak sederhana di Jawa Timur. “Kita ingin coba memetakan dan memitigasi, sehingga dapat mengantisipasi potensi-potensi risiko terkait kondisi tanah tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, Kepala divisi regional Jawa Timur Andi Purwadi menambahkan bahwa Perum Perhutani mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait program program pemerintah utamanya pemberdayaan masyarakat dan juga kehutanan nasional.

“Bahkan, ada kehutanan tingkat nasional itu ada di Jawa Timur, yakni di Kabupaten Lumajang itulah yang menjadi contoh nasional. Mudah-mudahan Jawa Timur akan semakin maju dengan banyaknya percontohan tingkat nasional,” pungkas Andi. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar