Politik Pemerintahan

Wagub Emil Dardak: IKAT Dukung Promosi Wisata Trenggalek

Trenggalek (beritajatim.com) – Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak berkesempatan hadir dalam Halal Bihalal Ikatan Keluarga Asal Trenggalek (IKAT) Virtual 2021 pada senin, 7 Juni 2021. Menurut Mantan Bupati Trenggalek tersebut, Halal Bihalal IKAT merupakan momen bagus sekaligus dan ini wujud kepedulian bersama terhadap Trenggalek.

“Ini momen bagus untuk kita bisa kangen-kangenan, semua masih cinta dan peduli terhadap trenggalek dan kita meyakini trenggalek akan bisa melakukan loncatan yang diharapkan” ujarnya.

Suami Arumi Bachsin tersebut menjelaskan Ikatan Keluarga Asal Trenggalek (IKAT) berkesempatan mendukung Pemkab Trenggalek dalam upaya mempromosikan industri wisata.

“ini kesempatan seluruh keluarga IKAT untuk membantu Pemerintah Trenggalek dalam mempromosikan produk Trenggalek karena salah satu yang diandalkan adalah wisata” jelasnya.

Selain itu, Ketua IPHI Jatim tersebut juga mengutarakan pentingnya penyerapan sektor produk agro melalui industri wisata di Kabupaten Trenggalek.

“Kita berharap produk olahan agro ini pasarnya bisa jelas, akan tetapi terhambatnya sektor wisara juga menjadi tantangan yang besar bagi serapan produk agro di Trenggalek” pungkas Emil.

Terakhir, Emil berharap IKAT bisa berperan penting dalam program yang dilaksanakan oleh Bupati Trenggalek seperti mendorong ekonomi kreatif dan digital, mendorong perekonomian melalui pelabuhan Prigi dan tentunya sektor wisata.

“Kita tentu tetap positif dengan potensi Trenggalek untuk mendongkrak ekonomi sangat besar, ini juga dibarengi dengan upaya Pak Bupati untuk mendorong ekonomi Millenial dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan digital di Kabupaten Trenggalek” katanya.

“Mudah-mudahan kita semua sebagai alumni dari Trenggalek bisa ikut berperan serta apapun program yang dilakukan Pak Bupati, saya dari pemprov akan tentunya akan mendukung seperti salah satunya pelabuhan prigi, ketika ada ide apa pun dari keluarga IKAT yang bisa diperdagangkan dari Cilacap ke Prigi, maupun prigi ke Banyuwangi sebagai pemanfaatan jalur perdagangan wilayah selatan” kata Emil.

Karena menurutnya kawasan selatan yang sat ini sedang dalam tahap pembangunan harus terus dimaksimalkan potensinya. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar