Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Wacana Pembukaan Sektor Pariwisata, DPRD Surabaya : Untuk RHU Jangan Tebang Pilih

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono.

Surabaya (beritajatim.com) – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono menyambut baik wacana pembukaan industri pariwisata setelah Kota Pahlawan turun menjadi PPKM level 2 berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per tanggal 4 September 2021.

Dia menyebut, pemkot harus segera membuka industri pariwisata sebagai upaya pemulihan ekonomi. Pun, dia meminta pemkot untuk tidak tebang pilih dalam wacana pembukaan sektor pariwisata termasuk soal Rumah Hiburan Umum (RHU).

“Jika levelnya sudah turun harapan saya semuanya nanti merasakan, jangan tebang pilih. Yang ini tutup yang sana buka, jadi ini pemkot kan semestinya targetnya pemulihan ekonomi,” kata Budi Leksono kepada beritajatim.com, Selasa (7/9/2021).

Buleks sapaan akrab Budi Leksono menambahkan protokol kesehatan harus dipatuhi dengan ketat dan para pelaku usaha industri RHU harus mewajibkan calon pengunjung untuk swab antigen untuk mengantisipasi adanya klaster baru. Hal ini dilakukan semata-mata untuk melindungi mereka yang bekerja di RHU.

“Sehingga sama-sama melindungi, saya tidak melihat dari pemiliknya, tetapi para pekerja disana. Ada tukang parkir, ada satpam keamanan, waitress dan lain-lain itu kan merupakan warga surabaya jadi harus kita lindungi,” ucap Buleks.

Untuk aturan, kata Buleks, dia mengembalikan ke pemerintah kota untuk menegakkan aturan. Namun dia sekali lagi menegaskan jangan sampai ada tebang pilih, terpenting perijinan-perijinan ini dievaluasi. Jangan sampai nanti tidak ada ijin lalu nekat buka.

“Yang penting jangan sampai tebang pilih, yang penting nanti jangan sampai terdengar disana ini buka tetapi disana kok ada pengetatan ada razia ini jangan sampai. Jadi kalau emang dibuka ya dibuka. Tetapi, jika mau check ya perijinannya aja. Kalau dia memang belum ada ijin, kayak kemaren itu dia ganti nama ya itu penegak perda harus benar-benar bisa melakukan tindakan tegas,” tutupnya.(asg/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar