Politik Pemerintahan

Wabup Sidoarjo Kukuhkan GKC DPC PB Sidoarjo, Loyalitas Tanpa Batas

Sidoarjo (beritajatim.com) – Tingginya angka perceraian dan dampak sosial yang ditimbulkan yang menjadi landasan perempuan bangsa Sidoarjo membentuk Griya Curhat Keluarga (GCK), yang hari ini, Sabtu (27/3/2021) pengurusnya dikukuhkan oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi, di Kantor DPC PKB Sidoarjo.

Pengurus GCK DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Sidoarjo periode 2021 – 2026, yang dikukuhkan oleh GCK Jawa Timur yakni, Pembina Mahmudatul Fatchiyah, S. Pdi, S.H., Penasehat,Dra. Hj. As`alutthoyibah, Direktur, Ninik Kustini, A.Ag., M.Pdi., Sekretaris Eli Nurahmawati, Bendahara Lailatul Asqiyah, Psikiater, Sulistyah.

Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Sidoarjo, Mahmudatul Fatchiyah, mengharapkan mendapat ridho Allah SWT, untuk menjalanan program GCK diberikan kemudahan, bermanfaat bagi sesama dan memberikan barokah.

“Perempuan Bangsa selama ini tidak ada dana, tapi para Perempuan Bangsa, pengurus GCK Kabupaten Sidoarjo ini tidak digaji tetap berjalan, sifatnya kerelawanan,” katanya.

Kegiatan pengukuhan GCK ini, dilakukan bersamaan dengan pelatihan upgrading kepemimpinan Perempuan Bangsa, dengan tema mebangun etos kepemimpinan yang berkarakter dan berjiwa nasionalisme.

“Inilah harmonisasi yang terbaik dan yang baik bagi kita, mudah – mudahan DPC PB ini selalu diberikan kemajuan kemaslahatan, dimana DPC PB Sidoarjo ini mempunyai loyalitas tanpa batas,” papar Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo berharap Perempuan Bangsa ini, bisa bersinergi untuk menciptakan harmonisasi dengan dinas terkait Pemkab Sidoarjo. Terkait adanya pandemi Covid-19, angka perceraian Kabupaten Sidoarjo saat ini telah mencapai cukup banyak.

“Dengan adanya GCK yang sudah dibentuk ini minimal bisa mengurangi angka perceraian di Kabupaten Sidoarjo,” harapnya.

Masih menurut Subandi, ini merupakan tanggungjawab bersama. Pihaknya dibantu oleh organisasi ini sudah luar biasa. Hal ini juga tanggung jawab pemerintah, dimana harmonisasi organisasi ini juga terbangun.

Mendekati bulan suci Ramadhan, saya ada keinginan warga sidoarjo nanti nyaman, aman dengan adanya pandemic, minimal kita gerakkan bahwa kita minta penambahan vaksinasi, alhamdulilah para Kyai sudah dilakukan vaksin di tiap-tiap kecamatan.

“Harapan saya kalau ada organisasi yang belum tersentuh, sebagai wakil bupati, kita akan mendorong bagaimana vaksinasi bisa diberikan kepada organisasi warga, tidak di NU saja, cuma kita usahakan NU kita utamakan, karena NU delapan puluh persen untuk Sidoarjo,” pungkas Subandi. (isa/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar