Politik Pemerintahan

Wabup Muqiet: Larangan Mendagri Harus Ditaati

Jember (beritajatim.com) – Wakil Bupati Abdul Muqiet Arief berharap kondisi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tetap kondusif dan jalannya pemerintahan tetap normal hingga pemimpin baru dilantik.

“Semua pihak menghindari gejolak-gejolak. Pokoknya husnul khotimah (berakhir dengan baik). Biar semua kondusif dan tetap enak,” kata Muqiet, Minggu (27/12/2020).

Menurut Muqiet, setelah dilantik menjadi wakil bupati, Firjaun akan membantu Bupati Hendy Siswanto untuk memilih pejabat yang loyal kepada pekerjaan dan pimpinan. “Tidak tahu nanti beliau memilihnya bagaimana. Saya mengamini itu, supaya nanti berjalan harmonis antara P1 dan P2 beserta jajarannya,” katanya.

Menanggapi terbitnya surat edaran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang melarang kepala daerah melakukan penggantian pejabat sampai dengan dilantiknya bupati terpilih dan tidak mengusulkan penggantian jabatan kepada Menteri Dalam Negeri, Muqiet mengatakan, hal itu harus ditaati. “Daripada ramai lagi,” katanya.

“Menurut saya yang perlu ditekankan adalah kondusivitas. Jember harus kondusif, karena saat ini sedang hangat. Jadi sama-sama menahan diri, kondusivitas diutamakan,” kata Muqiet. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar