Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Wabup Kediri Hadiri Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Anggota MRI RI

Kediri (beritajatim.com) – Anggota MPR RI Anggia Ermarini mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan bagi kader Fatayat NU se-Kabupaten Kediri. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, sekaligus Ketua PC Fatayat NU setempat.

Selain Anggia Ermarini, dalam sosialisasi tersebut, juga menghadirkan pembicara dari anggota MPR Fraksi PKS Aus Hidayat Nur, Fraksi PDI Perjuangan Mohammad Idham Samawi. Dalam pemaparannya, pembicara tersebut mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menjalankan pilar-pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pancasila merupakan ideologi dan dasar Negara. Kedudukannya berada diatas tiga pilar yang lain dan Pancasila merupakan pedoman penuntun kebangsaan dan kenegaraan,” katanya.

Masih kata Anggia, sangat penting bagi masyarakat untuk mengamalkan empat pilar bangsa tersebut hingga kini terbukti merupakan penopang keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia. Sehingga dalam kesempatan tersebut, dirinya meminta agar menyebarluaskan kepada masyarakat, akan pentingnya empat pilar bangsa.

Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa mengapresiasi terselenggaranya acara sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut, karena hal tersebut merupakan hal yang sangat essential dalam memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa. “Dengan peserta sosialisasi dari kader Fatayat NU, kiranya dapat disampaikan kepada anggota jamaah di masing – masing kecamatan,” kata Mbak Dewi.

Untuk diketahui, dalam sosialisasi tersebut, materi yang diberikan meliputi sejarah Pancasila, serta UUD. Bahkan, memahami Pancasila tidak sekedar memahami sila silanya saja. Namun juga sejarahnya yang diamanahkan oleh pendiri bangsa terdahulu, karena setiap jaman terdapat perbedaan perkembangan dan tantangan, terutama ide – ide yang bisa membahayakan NRKI.

Sehingga perlu adanya komitmen bersama dengan membumikan empat pilar kebangsaan. Sebab, ini yang akan membentengi indonesia dari aksi kelompok-kelompok yang ingin menggantikan ideologi Pancasila. [adv kominfo/nm]


Apa Reaksi Anda?

Komentar